Sandiaga Uno melalui Yayasan Indonesia Setara (YIS) menggelar serangkaian pelatihan untuk memberdayakan ibu rumah tangga dan menciptakan lapangan kerja. Pelatihan pertama berlangsung di RPTRA Hati Suci, Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu, 29 April 2026. Sebanyak 80 ibu rumah tangga diajarkan pemasaran produk Baking Butter-Tteok dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) bersama Espas Indonesia.
Pelatihan di Banten
Pada Kamis, 30 April 2026, YIS bersama Rumah Zakat menggelar Workshop Baking and Cooking Singkong Thailand Creamy dan Banana Nugget di Desa Sukadalem, Serang, Banten. Pelatihan ini diikuti 50 ibu rumah tangga.
Tujuan Program Perempuan Berdaya
Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menciptakan peluang usaha bagi perempuan, khususnya ibu rumah tangga. Program ini tidak hanya fokus pada keterampilan produksi, tetapi juga mencakup pemasaran digital, pengembangan usaha, dan pendampingan berkelanjutan. "Peserta diharapkan terus mengasah kemampuan dan akan didampingi hingga mampu melahirkan produk atau brand sendiri," ujar Sandiaga pada Minggu, 3 Mei 2026.
Mendorong Pelaku Usaha Mikro Naik Kelas
Program 'Perempuan Berdaya' yang diinisiasi YIS menjadi upaya mendorong pelaku usaha mikro naik kelas. Peserta berkesempatan masuk tahap inkubasi hingga tampil dalam 'Demo Day Perempuan Berdaya' pada akhir 2026. Di tahap tersebut, peserta mendapatkan pendampingan lanjutan, akses permodalan, dan kesempatan mempresentasikan produk di tingkat nasional.
Sandiaga juga membagikan kiat memulai usaha, menekankan pentingnya membangun jejaring. "Silaturahmi itu penting dalam dunia usaha. Dari setiap pertemuan, selalu ada peluang dan berkah yang bisa kita manfaatkan," katanya. Melalui pelatihan ini, Sandiaga berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri untuk memulai usaha. "Tujuannya agar emak-emak bisa mandiri dan buka lapangan kerja," tutup Sandiaga Uno.



