Video Viral Truk Sumbu Tiga Dikawal Oknum TNI Dihalau Polisi di Tol Jakarta-Cikampek
Sebuah video yang memperlihatkan konvoi truk sumbu tiga dikawal oleh oknum anggota TNI kemudian dihalau aparat kepolisian di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) viral di media sosial. Kejadian ini terjadi di Kecamatan Telukjambe, Kabupaten Karawang, pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Detik-Detik Penindakan Polisi Terhadap Konvoi Truk
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sejumlah kendaraan truk sumbu tiga membawa kontainer melintas di jalur tol. Aparat kepolisian kemudian menghampiri dan meminta truk-truk tersebut untuk segera keluar dari jalan tol. "Keluar, keluar," terdengar suara salah seorang petugas dalam video tersebut.
Tak lama kemudian, sorotan kamera beralih kepada seorang pria berseragam TNI yang diduga mengawal perjalanan truk-truk tersebut. Terjadi percakapan singkat antara anggota polisi dengan oknum TNI tersebut.
"Bang, keluar aja," ujar anggota polisi.
"Bang ke Karawang doang bang, ke Karawang," timpal oknum TNI berseragam.
"Udah keluar, keluar, keluar," tegas polisi kembali.
Polisi Tegas Keluarkan Truk dari Jalur Tol
Anggota polisi kemudian menyorot sopir truk trailer dan memintanya mengarahkan kendaraan ke lajur keluar tol. "Ini nih yang dimaksud zebra satu, rombongan banyak lanjut dikeluarkan," kata polisi tersebut.
"Ayo, kamu sudah salah nggak bisa ini di SKB. Sopirnya ini ngeyel. Ayo keluar. Ayo, Pak, keluar," tambah polisi dengan tegas.
Resmi Polda Jawa Barat: Penindakan Tetap Dilakukan
Menanggapi kejadian viral tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Hendra Rochmawan, memastikan bahwa truk-truk tersebut tetap ditindak sesuai aturan yang berlaku. Meskipun sempat terjadi penolakan dari sopir dan adanya pengawalan oleh oknum TNI, kendaraan berat itu tetap dikeluarkan dari jalan tol.
"Namun di samping ada yang ditindak persoalan bandelnya sumbu tiga ini pengusaha dan sopir truk serta tronton ada yang dikawal oleh oknum TNI. Namun demi kelancaran dan perlindungan kepada para pemudik dan ketegasan anggota di lapangan oknum TNI ini tidak bisa berbuat pelanggaran," jelas Hendra seperti dilansir detikJabar, Kamis (19/3/2026).
Pengawasan Ketat Selama Arus Mudik
Selama periode pengawasan arus mudik Lebaran 2026, kepolisian memang memperketat penindakan terhadap kendaraan angkutan barang bertonase besar. Berdasarkan data dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat, lebih dari 1.700 truk dan kontainer telah ditilang karena melanggar aturan pembatasan operasional selama masa mudik ini.
Insiden ini mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, terutama selama masa-masa padat seperti arus mudik Lebaran. Kehadiran oknum TNI dalam pengawalan truk yang melanggar aturan menjadi perhatian khusus dalam penegakan hukum di jalan raya.



