Sopir Angkot Bekasi Ngamuk Rusak Mobil gegara Tak Bisa Nyalip
Sopir Angkot Bekasi Ngamuk Rusak Mobil gegara Tak Bisa Nyalip

Polisi berhasil menangkap seorang sopir angkutan kota (angkot) berinisial AA (20) yang mengamuk hingga merusak mobil dan mencoba memukul pengemudi di Jalan Raya Pekayon, Bekasi Selatan. Aksi nekat pelaku dipicu oleh kekesalan karena tidak diberi jalan saat hendak menyalip kendaraan korban.

Motif Kekesalan Saat Menyalip

Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin mengungkapkan motif pelaku. "Motifnya kesal mau nyalip nggak bisa," kata Suparmin saat dihubungi pada Senin (13/7/2026). Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (11/7/2026) dan menjadi viral di media sosial setelah video aksi pelaku beredar luas.

Korban saat itu melaju dari arah Jatiasih menuju Summarecon Bekasi. Pelaku yang merasa tersinggung karena gagal menyalip kemudian melakukan aksi menghadang dengan meletakkan pot bunga di depan mobil korban. Tidak hanya itu, pelaku juga terlibat cekcok dan melakukan pemukulan serta perusakan terhadap mobil korban.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Aksi Ngamuk

Dalam video yang beredar, terlihat pelaku awalnya turun dari angkotnya dan menghampiri pengendara mobil. Sopir angkot tersebut tampak naik pitam dan meminta korban turun dari mobilnya. Karena tidak dihiraukan, sopir angkot kemudian menghalangi jalan dengan meletakkan pot bunga dari pinggir jalan ke tengah jalan.

Dalam potongan video lainnya, sopir angkot dan pengendara mobil tampak bersitegang dengan diawasi oleh satpam dan warga sekitar. Saat korban hendak kembali memasuki mobilnya, sopir angkot menekan pintu hingga pemobil tersebut terimpit. Pelaku sempat tergeletak di aspal, tapi mobil korban tetap melanjutkan laju secara perlahan. Sopir angkot itu kemudian bangkit dan langsung memukul fiber mobil hingga pecah. Pelaku juga tampak melayangkan pukulan ke arah pengemudi.

Pelaku Ditetapkan Tersangka

Akibat perbuatannya, AA telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 521 KUHP. "Pelaku kan kesal sama korban karena mau nyalip nggak bisa. Dia turun, terus di depan mobil korban dikasih pot bunga. Ribut cekcok, korban sempat dipukul, dirusak mobilnya. Pintunya penyok dipukul tangan," jelas Kompol Suparmin.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah video aksi sopir angkot tersebut viral di media sosial. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak main hakim sendiri. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga