Pria di Tasikmalaya Siram Air Keras ke 9 Pegawai Konfeksi, Pelaku Ditangkap
Pria di Tasikmalaya Siram Air Keras ke 9 Pegawai, Ditangkap

Sebanyak sembilan pegawai konfeksi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi korban penyiraman air keras oleh seorang pria yang merupakan sopir ekspedisi. Insiden tragis ini terjadi pada Senin, 4 Mei 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Enam dari sembilan korban mengalami luka bakar serius dan harus dirujuk ke RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kronologi Kejadian

Pelaku yang dikenal sebagai sopir ekspedisi tiba-tiba datang ke lokasi sambil membawa botol plastik berwarna putih. Ia langsung berteriak-teriak dan menyerang secara acak setiap orang yang ditemuinya. Saat itu, para pegawai sedang beraktivitas di rumah produksi konfeksi. Salah seorang korban, Abdul Holik, menuturkan bahwa pelaku datang dengan mengenakan helm dan jas hujan, kemudian langsung menyiramkan air keras ke arah para pegawai.

"Si pelaku datang sudah langsung teriak-teriak, dia pakai helm, pakai jas hujan. Sudah bawa botol warna putih," ujar Abdul Holik di RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya, seperti dilansir detikJabar.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penanganan dan Penangkapan

Tak lama setelah kejadian, polisi tiba di lokasi dan langsung mengamankan pelaku. Selain itu, petugas kepolisian juga membantu mengevakuasi para korban ke RSUD dr Soekardjo dan Puskesmas Cibeureum. Tim dari Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti lebih lanjut.

"Kasus ini langsung ditangani Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. Cuma yang jelas yang melakukan penyiraman air keras itu seorang kurir yang suka nganter-nganterin barang," kata Soni, perwakilan kepolisian setempat.

Kondisi Korban

Enam korban yang mengalami luka bakar serius saat ini masih menjalani perawatan di RSUD dr Soekardjo. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka ringan dan dirawat di Puskesmas Cibeureum. Pihak keluarga korban berharap pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya yang telah menyebabkan penderitaan bagi para korban.

Insiden ini menjadi perhatian publik di Tasikmalaya dan sekitarnya. Masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Polisi masih terus mendalami motif pelaku melakukan aksi keji tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai motif di balik penyiraman air keras ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga