Polisi Pastikan Senpi di Hotel Jaksel Milik Legal Korban Bos Perusahaan
Polisi Pastikan Senpi Hotel Jaksel Milik Legal Korban

Polisi memastikan senjata api (senpi) yang ditemukan di lokasi tewasnya seorang pria diduga bos perusahaan berinisial WH (47) di hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan adalah legal. Hal ini disampaikan oleh Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo.

Kepemilikan Senpi Legal dan Sidik Jari Identik

Joko mengatakan pihaknya telah menemukan surat terkait kepemilikan senpi tersebut. Surat itu sesuai dengan identitas korban. "Kemudian setelah dicek memang senjata ini adalah senjata legal, yang bersangkutan memiliki senjata api," kata Joko kepada wartawan, Selasa (21/7).

Selain itu, dari pemeriksaan sidik jari yang ditemukan pada senpi, hasilnya identik dengan korban. "Kemudian dari hasil sidik jari di senjata yang ditemukan di TKP dibandingkan dengan sidik jari korban itu identik. Yang artinya bahwa yang memegang senjata api adalah korban," ucap dia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tidak Ada Keterlibatan Pihak Lain

Sebelumnya, Joko juga menyampaikan penyidik belum menemukan keterlibatan pihak lain dalam kasus tewasnya pria yang diduga bos perusahaan berinisial WH (47). "Jadi dari hasil penyelidikan dari kepolisian, sampai saat ini kami belum menemukan keterlibatan pihak lain terkait meninggalnya korban ini," kata dia, Senin (20/7).

Kronologi Penemuan Korban

WH ditemukan tewas di sebuah hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/7) malam. Saat ditemukan, polisi juga mendapati senpi di balkon kamar hotel yang ditempati korban. Joko mengatakan korban diketahui sedang menginap di hotel tersebut dan sempat ditemani seorang saksi sebelum ditemukan meninggal dunia. "Bapak ini kan menginap di hotel. Terus di hotel ditemani sama saksi. Terus dicek ternyata ya meninggal dunia," kata Joko, Jumat (17/7).

Persoalan Rumah Tangga

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi mengungkap korban tengah menghadapi persoalan rumah tangga dengan istrinya. Meski demikian, komunikasi antara keduanya disebut sempat membaik dan mereka berencana memperbaiki hubungan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga