Polisi hingga saat ini belum menemukan keterlibatan pihak lain dalam kasus tewasnya seorang pria yang diduga bos sebuah perusahaan berinisial WH (47) di sebuah hotel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Hal ini disampaikan oleh Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo pada Senin (20/7).
"Jadi dari hasil penyelidikan dari kepolisian, sampai saat ini kami belum menemukan keterlibatan pihak lain terkait meninggalnya korban ini," kata Joko kepada wartawan.
Keluarga Menerima Musibah
Joko menyebut penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk sopir korban dan pihak keluarga. Dari hasil pemeriksaan, keluarga korban menyadari bahwa kejadian ini adalah musibah dan tidak ada keterlibatan pihak lain.
"Artinya keluarga menyadari bahwa ini musibah yang dialami oleh korban. Artinya pun keluarga juga menyadari diduga ini tidak ada keterlibatan pihak lain," ujarnya.
Senpi Milik Korban Legal
Polisi juga memastikan bahwa senjata api (senpi) yang ditemukan di lokasi adalah milik korban dan dimiliki secara legal. Hal ini dibuktikan dengan surat kepemilikan yang ditemukan dan hasil sidik jari yang identik dengan korban.
"Kemudian setelah dicek memang senjata ini adalah senjata legal, yang bersangkutan memiliki senjata api. Kemudian dari hasil sidik jari di senjata yang ditemukan di TKP dibandingkan dengan sidik jari korban itu identik," kata Joko. "Yang artinya bahwa yang memegang senjata api adalah korban," sambungnya.
Kronologi Penemuan
Sebelumnya, WH ditemukan tewas di sebuah hotel di Kuningan pada Rabu (15/7) malam. Saat ditemukan, polisi juga mendapati senpi di balkon kamar hotel. Korban diketahui menginap di hotel dan sempat ditemani seorang saksi sebelum ditemukan meninggal.
"Bapak ini kan menginap di hotel. Terus di hotel ditemani sama saksi. Terus dicek ternyata ya meninggal dunia," kata Joko pada Jumat (17/7).
Latar Belakang Masalah Rumah Tangga
Berdasarkan penyelidikan sementara, polisi mengungkap bahwa korban tengah menghadapi masalah rumah tangga dengan istrinya. Namun, komunikasi antara keduanya sempat membaik dan mereka berencana memperbaiki hubungan.



