Viral Bangunan SDN di Kebayoran Lama Roboh, Pramono Janji Segera Perbaiki
Viral Bangunan SDN Roboh di Kebayoran Lama, Pramono Janji Perbaiki

Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Selatan Roboh, Viral di Medsos

Sebuah video yang memperlihatkan bangunan SD Negeri 09/10 di Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan, dalam kondisi rusak parah hingga akhirnya roboh menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar di Instagram pada Selasa (21/7/2026), tampak rangka baja melengkung dan ambruk menimpa ruang kelas. Genteng berserakan di lantai bercampur puing plafon, kayu, serta debu yang menutupi meja dan kursi siswa.

Bangunan tersebut dilaporkan telah rusak selama lebih dari dua tahun sebelum akhirnya roboh. Akibat kejadian ini, para siswa kini terpaksa menjalani kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 11/12 Kebayoran Lama Selatan yang lokasinya berdekatan.

Pramono Anung: Baru Tahu Setelah Viral, Segera Ditangani

Menanggapi viralnya video tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku baru mengetahui kondisi bangunan SDN tersebut setelah videonya menyebar luas di media sosial. "Yang pertama saya ingin jawab ini SD negeri di Kebayoran Lama. Tentunya segera kami tangani dan saya terus terang baru tahu ketika ini viral," kata Pramono di Kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pramono menjelaskan bahwa luasnya wilayah Jakarta membuat tidak semua persoalan di lapangan dapat terpantau secara langsung. Oleh karena itu, ia memberikan perhatian khusus terhadap persoalan yang menjadi sorotan publik. "Jadi lapangannya memang Jakarta yang begitu luas. Sering kali kalau bagi saya yang viral-viral itu malah pasti saya kasih atensi khusus untuk segera diselesaikan," ujarnya.

Perbaikan Segera Dilakukan, Pemprov DKI Pastikan Tuntas

Pramono memastikan bahwa perbaikan bangunan SD Negeri di Kebayoran Lama akan segera dilaksanakan. "Jadi untuk SD negeri di Kebayoran Lama ini segera kami selesaikan. Pokoknya segera kami selesaikan," tegasnya. Pernyataan ini disampaikan Pramono di sela-sela kegiatannya di Jakarta Selatan.

Kejadian ini kembali menyoroti kondisi infrastruktur pendidikan di Jakarta yang membutuhkan perhatian serius. Sebelumnya, Pramono juga menargetkan bedah 633 rumah tidak layak huni di Jakarta pada tahun ini sebagai bagian dari upaya perbaikan fasilitas umum.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga