Pelaku Penusukan Advokat Ditangkap di Semarang Usai Kabur dari Tangerang
Pelaku Penusukan Advokat Ditangkap di Semarang

Pelaku Penusukan Advokat Ditangkap Usai Kabur ke Semarang

Polisi berhasil menangkap pelaku penusukan terhadap advokat Bastian Sori. Pelaku berinisial JBI diringkus di Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa, 24 Februari 2026 sekitar pukul 23.50 WIB.

Kronologi Penangkapan dan Kejadian

Menurut keterangan Budi, perwakilan kepolisian, pada Rabu (25/2/2026), terduga pelaku penusukan yang menargetkan korban di wilayah Kelapa Dua, Tangerang Selatan, telah diamankan. Korban berinisial BS mengalami luka tusuk serius dan segera mendapatkan penanganan medis setelah kejadian.

Peristiwa penusukan ini terjadi setelah korban terlibat perselisihan dengan sejumlah orang yang mengaku sebagai debt collector terkait penarikan kendaraan. Budi menegaskan bahwa pihaknya merespons dengan cepat setiap aksi kekerasan dan mengingatkan bahwa penagihan tidak boleh dilakukan di luar mekanisme sah atau disertai intimidasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Detail Insiden Penusukan

Sebelumnya, Advokat Bastian Sori ditusuk oleh debt collector di Perumahan Palem Semi, Karawaci, Tangerang. Korban menderita luka di bagian perut akibat insiden tersebut. Aksi penusukan ini sempat direkam oleh istri korban melalui ponsel.

Dalam rekaman video, dua pria yang diduga sebagai pelaku terlihat terburu-buru masuk ke mobil putih sebelum melarikan diri. Rekaman lain menunjukkan korban duduk sambil memegangi perutnya yang berlumuran darah, dengan kaos biru yang basah oleh darah. Istri korban terlihat histeris meminta bantuan polisi, berteriak, "Polisi tolong suami saya ditusuk. Tolong-tolong."

Rekaman berikutnya memperlihatkan korban terbaring lemas di ranjang rumah sakit, sementara petugas medis sibuk menangani luka tusuknya. Insiden ini menyoroti risiko kekerasan dalam konflik penagihan utang.

Imbauan dan Respons Kepolisian

Budi mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap tindak pidana yang ditemukan melalui layanan darurat 110. Dia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan menghindari penyelesaian masalah dengan cara kekerasan. Penangkapan pelaku di Semarang menunjukkan upaya kepolisian dalam menindak tegas pelaku kejahatan, meski telah melarikan diri ke kota lain.

Kasus ini juga mengingatkan akan bahaya yang dapat timbul dari praktik penagihan utang yang tidak prosedural. Polisi terus menyelidiki motif dan latar belakang kejadian ini untuk memastikan keadilan bagi korban.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga