7 Koper Wisatawan Thailand Hilang di Bromo, Polres Probolinggo Bentuk Tim Khusus
Polres Probolinggo, Jawa Timur, telah membentuk tim khusus atau timsus untuk menangani kasus hilangnya tujuh koper milik wisatawan mancanegara asal Thailand di kawasan Gunung Bromo. Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu, 15 Februari 2026, dan telah dilaporkan secara resmi oleh korban kepada pihak kepolisian.
Laporan Resmi dan Respons Cepat Polisi
Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menyatakan bahwa kasus ini mendapat perhatian serius karena menyangkut keamanan wisatawan asing di wilayah hukumnya. "Saat ini tengah dalam penanganan aparat kepolisian. Korban secara resmi telah melaporkan kejadian itu ke Polres Probolinggo," ujarnya pada Selasa, 17 Februari 2026. Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan tersebut.
Penyelidikan Melibatkan CCTV dan Saksi
Berdasarkan pengecekan awal rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, Satreskrim Polres Probolinggo telah meminta keterangan dari sejumlah warga yang berada di dekat tempat kejadian perkara di area wisata Gunung Bromo. "Saat ini Satreskrim telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara guna mengungkap peristiwa tersebut secara terang dan tuntas," jelas Latif, seperti dikutip dari Antara. Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung secara intensif.
Kronologi Kejadian Pencurian Koper
Ketujuh koper tersebut hilang saat rombongan wisatawan Thailand sedang berlibur di kawasan Gunung Bromo. Insiden pencurian terjadi ketika kendaraan yang membawa mereka diparkir di Pendapa Kecamatan Sukapura. Seluruh koper awalnya disimpan di dalam mobil yang terkunci, sementara sopir dan rombongan turun sejenak. Namun, saat mereka kembali ke mobil, kondisi koper sudah berantakan dan tujuh koper berisi barang-barang berharga telah raib.
Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan. "Kasus itu menjadi atensi kami karena menyangkut keamanan wisatawan mancanegara di wilayah hukum Polres Probolinggo," tegas Latif, menekankan komitmennya dalam menjaga reputasi destinasi wisata terkenal ini.