Kapolres Serang Tekankan Pentingnya Komunikasi Publik dalam Operasi Ketupat Maung 2026
Kapolres Serang: Komunikasi Publik Kunci Operasi Ketupat Maung 2026

Kapolres Serang Soroti Pentingnya Komunikasi Publik dalam Operasi Ketupat Maung 2026

Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, secara tegas meminta kepada seluruh petugas yang terlibat dalam Operasi Ketupat Maung 2026 untuk mengedepankan komunikasi publik yang baik dan efektif. Menurutnya, para pemudik perlu mendapatkan penjelasan yang komprehensif mengenai berbagai aspek, mulai dari rekayasa lalu lintas yang diterapkan, ragam pelayanan kepolisian yang tersedia, hingga pesan-pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.

Apel Pasukan Gabungan dan Pengerahan Personel

Pada hari Rabu, tanggal 12 Maret 2026, Polres Serang telah menggelar apel pasukan gabungan untuk Operasi Ketupat Maung 2026 di Mapolres Serang. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Andri Kurniawan mengungkapkan bahwa sebanyak 546 personel gabungan akan dikerahkan secara penuh. Personel ini berasal dari berbagai unsur, termasuk Polres Serang, Kodim, instansi terkait lainnya, serta anggota Saka Bhayangkara.

"Sebanyak 546 personel gabungan dari Polres Serang, Kodim, instansi terkait, serta Saka Bhayangkara diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2026 dengan tujuan utama memberikan pelayanan dan pengamanan yang optimal kepada seluruh masyarakat," jelas Andri Kurniawan dengan penuh keyakinan.

Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 ini direncanakan akan berlangsung selama periode 13 hingga 25 Maret 2026, mencakup puncak arus mudik Lebaran.

Penempatan di Pos-Pos Strategis dan Pelayanan Maksimal

Lebih lanjut, Kapolres Andri memaparkan bahwa para petugas akan ditempatkan di enam Pos Pengamanan (Pospam) dan satu Pos Pelayanan (Posyan) yang telah disiapkan secara matang di berbagai titik strategis. Keberadaan pos-pos ini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang maksimal dan responsif bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

"Pos yang telah disiapkan meliputi Pospam Asem, Pospam Cemplang, Posyan Modern, Pospam Tambak, Pospam Interchange, Pospam Ciujung, dan Pospam Ciruas," rinci Andri Kurniawan. Setiap pos dirancang untuk menjadi titik layanan yang mudah diakses oleh pemudik.

Tekanan pada Komunikasi Publik dan Tanggung Jawab Personel

Andri Kurniawan menekankan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya bergantung pada penempatan personel, tetapi juga pada kualitas komunikasi publik yang dijalin. Ia menginstruksikan agar seluruh petugas memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas, akurat, dan tepat waktu terkait semua aspek pelayanan kepolisian.

"Pelaksanaan operasi harus selalu disertai dengan komunikasi publik yang baik. Pastikan masyarakat mengetahui seluruh informasi mengenai pelayanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas, serta penerapan rekayasa lalu lintas yang berlaku," tegas Kapolres Serang tersebut.

Di samping itu, Andri juga mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan mereka dan melaksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab serta dedikasi tinggi selama operasi berlangsung.

"Jaga kesehatan dengan baik dan laksanakan tugas secara maksimal, agar masyarakat dapat benar-benar merasakan keamanan dan kenyamanan selama perayaan Idul Fitri tahun ini," pesan Andri Kurniawan menutup pernyataannya. Dengan koordinasi yang solid dan komunikasi yang efektif, Operasi Ketupat Maung 2026 diharapkan dapat berjalan lancar dan sukses.