Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi dengan PW Muhammadiyah, Perkenalkan Layanan 110
Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Sandi Nugroho melakukan kunjungan silaturahmi ke Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumsel. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sumsel.
Rombongan Pejabat Utama Polda Hadir Mendampingi
Irjen Sandi didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, termasuk Karo SDM, Dir Intelkam, Dir Reskrimum, Dir Reskrimsus, Dir Resnarkoba, Dir Lantas, Dir Binmas, Dir Res PPA & PPO, Dansat Brimob, dan Kabid Propam. Kehadiran rombongan ini disambut langsung oleh Ketua PW Muhammadiyah Sumsel, Ridwan Hayatuddin, beserta jajaran pimpinan dan unsur pembantu pimpinan Muhammadiyah Sumsel.
Dalam sambutannya, Irjen Sandi menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan tokoh agama sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusifitas daerah. "Kami mengajak seluruh elemen Muhammadiyah untuk bersama-sama berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan sejuk di tengah dinamika sosial masyarakat," ujarnya.
Layanan 110 sebagai Sarana Pengaduan Cepat 24 Jam
Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga memperkenalkan layanan kepolisian 110 sebagai sarana pengaduan cepat yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis selama 24 jam. "Di kepolisian, ada layanan 110, layanan ini tidak berbayar dan langsung terhubung dengan operator kami. Operator akan menerima serta mendengarkan masukan, saran, maupun keluhan dari masyarakat," jelas Irjen Sandi.
Ia menjelaskan bahwa layanan 110 telah terintegrasi dan terkoneksi dengan Polres terdekat. Dengan demikian, setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti oleh personel di lapangan, khususnya satuan Samapta sebagai ujung tombak respons cepat.
Imbauan untuk Masyarakat dan Transformasi Digital Polri
Kapolda mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, seperti:
- Aktivitas nongkrong yang meresahkan
- Tawuran antar kelompok
- Situasi mencurigakan lainnya di lingkungan
"Apabila melihat hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan, silakan hubungi 110. Dengan dukungan teknologi, posisi pelapor dapat terdeteksi sehingga memudahkan anggota kami untuk segera memberikan respons," tambahnya.
Menurut Kapolda, pemanfaatan teknologi digital merupakan bagian dari transformasi Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dia menyampaikan bahwa sejalan dengan perkembangan zaman, kepolisian terus berbenah guna memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang lebih profesional kepada masyarakat.
Respon Positif dari PW Muhammadiyah Sumsel
Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Sumsel Ridwan Hayatuddin menyambut baik kunjungan Kapolda dan jajaran. Ia menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus mendukung upaya menjaga ketentraman masyarakat melalui dakwah yang menyejukkan serta penguatan nilai-nilai kebangsaan.
PW Muhammadiyah Sumsel sendiri memiliki jaringan amal usaha yang luas di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan yang tersebar di berbagai daerah di Sumatera Selatan. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog konstruktif. Kedua belah pihak sepakat memperkuat komunikasi dan koordinasi guna menjaga Sumsel tetap aman dan kondusif.