Kapolda Metro Jaya Pimpin Korve dan Resmikan Gerakan 'Bang Jasri' di Kolong Tol Priok
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono secara langsung turun ke lapangan untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih atau korve di area Kolong Tol Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (19/2/2026). Dalam momentum ini, Irjen Asep juga secara resmi meluncurkan gerakan baru bertajuk 'Bang Jasri' yang merupakan singkatan dari Bhayangkara Jakarta Asri.
Penanaman Pohon dan Pembersihan Sampah sebagai Aksi Nyata
Pantauan di lokasi sekitar pukul 15.20 WIB menunjukkan Irjen Asep dan Brigjen Dekananto didampingi oleh Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat melakukan penanaman pohon di pinggir sungai sebagai bagian dari upaya penghijauan. Selanjutnya, mereka bersama jajaran bergerak ke kolong tol yang dipenuhi sampah dan turun tangan membersihkan area tersebut secara kompak.
Irjen Asep dalam sambutannya mengawali dengan ucapan selamat menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Ia menegaskan bahwa ibadah puasa tidak boleh menjadi penghalang untuk tetap aktif dalam kegiatan sosial seperti korve. "Semoga Ramadan kali ini kita dapat melewati dengan penuh khidmat dan penuh rasa cinta damai," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan pembersihan ini merupakan catatan amal ibadah yang bernilai positif bagi semua pihak yang terlibat.
Gerakan 'Bang Jasri' sebagai Implementasi Arahan Nasional
Gerakan 'Bang Jasri' yang diluncurkan oleh Kapolda Metro Jaya ini sejalan dengan gerakan 'ASRI' (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Irjen Asep menjelaskan bahwa Kapolri telah membentuk Satgas Asri sebagai penggerak dari tingkat Mabes hingga kewilayahan, dengan penekanan bahwa gerakan ini bukan sekadar slogan tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata dan menjadi budaya kerja sehari-hari.
Sebagai tindak lanjut, Polda Metro Jaya membentuk 'Bang Jasri' sebagai wujud konkret dalam menjaga lingkungan berkelanjutan. Kegiatan korve ini diikuti oleh 650 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah kota dan daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, media, serta penggiat media sosial yang bergabung dengan TNI dan Polri.
Irjen Asep menutup dengan pesan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya agenda seremonial belaka. "Kita ingin menghadirkan ruang publik yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat. Karena lingkungan bersih menjadi tanggung jawab kita semua," tegasnya. Gerakan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keasrian Ibu Kota.