Jakarta - Isu liar mengenai teror pocong kembali mencuat, kali ini di wilayah Tangerang. Kabar yang beredar menyebutkan adanya sosok menyerupai pocong yang sengaja digunakan untuk meneror warga di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten.
Viral di Media Sosial
Heboh isu teror pocong ini ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam unggahan yang beredar, disebutkan bahwa aksi tersebut diduga merupakan modus perampokan rumah warga. Narasi yang berkembang menyatakan bahwa sosok pocong itu bukanlah kejadian mistis, melainkan modus tindak kriminal. Pelaku diduga sengaja menyamar untuk menakuti penghuni rumah agar panik dan membuka pintu. Setelah pintu terbuka, pelaku akan melancarkan aksi kriminal seperti pencurian atau perampokan.
Polisi Bergerak
Menanggapi isu yang beredar, polisi segera bergerak. Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Ia juga meminta warga tidak mudah percaya serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
"Tingkatkan kewaspadaan, tetap tenang dan tidak panik, serta jangan mudah percaya pada informasi yang belum tervalidasi. Jangan menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya," kata Indra, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, aksi yang menyerupai teror itu diduga sengaja dilakukan untuk menciptakan rasa takut di tengah masyarakat. Kondisi tersebut dikhawatirkan dimanfaatkan pelaku kriminal untuk melakukan aksi kejahatan saat situasi lingkungan tidak kondusif.
"Jangan sampai masyarakat merasa takut yang justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian maupun perampokan," katanya.
Polisi Cek Lokasi
Polresta Tangerang telah mengecek lokasi yang disebut menjadi tempat munculnya teror pocong di Kecamatan Rajeg. Hasil pengecekan di sekitar lokasi tersebut nihil. "Ya, sampai saat ini belum ditemukan. Kami masih melakukan pendalaman karena belum ada laporan resmi yang masuk atau disampaikan kepada pihak kepolisian terkait kejadian tersebut," ujar Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Sandro Tree Bahara, Rabu (20/5).
Menurut Sandro, informasi mengenai teror pocong tersebut baru sebatas unggahan di media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Polisi juga masih mendalami motif di balik penyebaran informasi tersebut. "Makanya masih kami dalami," katanya.
Polisi turut melacak akun yang pertama kali mengunggah informasi mengenai dugaan teror pocong itu. "Iya, akan kami telusuri. Perkembangan selanjutnya nanti akan kami sampaikan kembali," ujarnya.



