Ipda Kadek Sumerta, seorang anggota Polri yang bertugas sebagai Panit 1 Opsnal Reskrim Polsek Blahbatuh, Polres Gianyar, Bali, telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam melindungi dan membina kaum disabilitas. Sejak tahun 2017, ia aktif di Yayasan Bhakti Senang Hati, sebuah lembaga yang menaungi sekitar 120 penyandang disabilitas di Gianyar.
Awal Mula Kiprah Ipda Kadek di Yayasan Disabilitas
Ipda Kadek menceritakan bahwa ia pertama kali datang ke Yayasan Bhakti Senang Hati pada tahun 2017 dengan mengenakan seragam polisi lengkap. Saat itu, ia melihat aktivitas belajar para penyandang disabilitas tanpa didampingi guru. “Karena sudah berkumpul sehingga saya memperkenalkan diri. Memang kesan awalnya mereka sangat canggung, termasuk mereka takut karena yang ada di hadapan mereka adalah polisi yang berseragam,” kata Ipda Kadek kepada detikcom, Selasa (7/7/2026).
Melihat kondisi tersebut, Ipda Kadek tergerak untuk menjadi guru di yayasan tersebut. Ia mengajarkan baca tulis sambil secara perlahan memahami permasalahan yang dihadapi anak-anak binaannya. “Dengan pola mengajar tidak seperti di sekolah-sekolah formal, saya mencoba menyerap bagaimana sih permasalahan mereka, karena tingkat kemampuan anak-anak difabel yang ada di yayasan ini berbeda-beda,” ujarnya.
Program Pelatihan dan Kemandirian
Ipda Kadek tidak hanya mengajar baca tulis, tetapi juga melatih keterampilan hidup mandiri. Ia mengajarkan cara memasak dan membuat hidangan untuk menjamu tamu. Selain itu, ia menjalin kerja sama dengan sejumlah agen pariwisata di Bali agar Yayasan Bhakti Senang Hati menjadi salah satu destinasi wisata bagi turis asing di Gianyar. “Jadi hal-hal yang kami lakukan meningkatkan kemampuan mereka tentang mengenal baca tulis, meningkatkan keterampilan mereka bagaimana cara melayani orang asing, dan membuat hidangan walaupun itu hidangan nasional dan bagaimana menumbuhkan semangat mereka sehingga mereka bisa percaya diri, kemandirian yang kami utamakan di sini,” jelasnya.
120 Penyandang Disabilitas Dibina, 25 Tinggal di Asrama
Yayasan Bhakti Senang Hati saat ini membina sekitar 120 penyandang disabilitas, dengan 25 di antaranya tinggal di asrama yayasan. Ipda Kadek menjelaskan bahwa aksinya ini merupakan implementasi dari konsep Tri Hita Karana, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam. “Jadi apa yang saya lakukan di Yayasan Bhakti Senang Hati ini adalah implementasi dari hubungan manusia dengan manusia, di mana kita sesama manusia harus saling peduli, saling memberikan kasih sayang kita kepada sesama umat manusia,” kata Ipda Kadek.
Ia merasa beruntung karena kegiatan ini didukung penuh oleh atasannya. Ipda Kadek berharap dapat terus menjadi ‘ayah’ bagi para penyandang disabilitas di yayasan tersebut, bahkan setelah ia tidak lagi berdinas sebagai anggota Polri. “Saya ingin mereka tidak ada batasan dengan saya, makannya mungkin itu yang mereka menganggap saya sebagai sosok ayah, karena semua kebutuhannya, semua permasalahannya bisa mereka sampaikan secara langsung dan tanpa ada keraguan lagi. Semoga saya bisa selamanya bisa mendampingi yayasan ini, walaupun nanti saya tidak berdinas jadi polisi,” imbuhnya.
Apresiasi dari Ketua Yayasan dan Pengurus
Ketua Yayasan Bhakti Senang Hati, I Nyoman Sukadana, merasakan betul peran Ipda Kadek sejak pertama kali bertemu pada 2017. Saat itu, Ipda Kadek masih menjabat sebagai Bhabinkamtibmas Desa Siangan. “Beliau meluangkan waktu untuk mengajar anak-anak kami baca tulis karena sebagian besar anak-anak kami tidak pernah mengenyam pendidikan,” ucap Nyoman.
Hal senada diungkapkan oleh pengurus yayasan, Ida Bagus Nyoman Sancaya (Usman), yang menganggap Ipda Kadek sebagai orang tuanya. “Bapak Kadek sangat baik kepada kami di sini, saya sendiri merasa beliau orang tua saya di sini. Apapun aspirasi saya selalu beliau dengarkan, selalu beliau sampaikan.. dan beliau selalu mengayomi kami di yayasan,” ujarnya.
Pujian dari Kapolsek Blahbatuh
Konsistensi dan komitmen Ipda Kadek mendapat apresiasi dari atasannya, Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini. Menurutnya, aksi Ipda Kadek patut diteladani oleh anggota Polri lainnya. “Kegiatan yang beliau laksanakan sangat luar biasa, tentunya dapat menaikkan citra Polri di masyarakat karena di samping tugas pokok sebagai anggota Polri, beliau juga masih menyempatkan diri, menyempatkan waktu untuk memberikan pelayanan kepada kaum disabilitas,” kata Kompol Luh Putu.
Ia juga menyebut Ipda Kadek sebagai sosok yang bertanggung jawab terhadap tugas-tugasnya. “Saya cukup bangga sebagai Kapolsek Blahbatuh, dan di mata kaum disabilitas itu yang beberapa kali juga saya kunjungi, mereka merasa bangga dan berterima kasih karena Pak Kadek ini sangat concern terhadap mereka,” pungkasnya.



