Bentrok Berdarah Adonara: 3 Tewas, Brimob Dikerahkan
Bentrok Adonara: 3 Tewas, Brimob Dikerahkan

Polisi menambah penebalan pasukan Brimob untuk mengamankan situasi di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca terjadinya bentrokan berdarah antara dua kelompok pemuda dari Desa Narasaosina dan Desa Waiburak yang pecah pada Sabtu (18/7) pagi. Bentrokan tersebut mengakibatkan tiga orang tewas, tujuh orang luka-luka, dan 20 rumah warga hangus dibakar massa.

Penambahan Pasukan Brimob

Sebanyak 34 personel dari Kompi 4 Batalyon B Brimob Maumere disiagakan di Adonara Timur untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi bentrokan. Wakapolres Flores Timur, Kompol. Ketut Mastina, menjelaskan bahwa personel Brimob tersebut telah tiba sejak Sabtu (18/7) dan langsung melakukan patroli di sekitar lokasi kejadian.

"Sudah, sudah tiba dari semalam, dan langsung lakukan patroli sejak tiba hingga (Minggu) pagi, totalnya 34 personil," kata Ketut saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Minggu (19/7).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Langkah Pengamanan

Pasukan Brimob ditempatkan di pos susteran yang letaknya di antara dua kubu yang bertikai. Penebalan pasukan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan. Ketut menyatakan situasi sudah kembali pulih pasca bentrokan, dengan masyarakat sudah beraktivitas normal. Kegiatan ibadah Minggu dan aktivitas ekonomi juga sudah berjalan seperti biasa.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap waspada. Ratusan personel yang berada di lokasi konflik terus melakukan patroli secara rutin setiap waktu untuk memantau aktivitas masyarakat. Polisi dan TNI menempati tiga pos pengamanan, yaitu Pos Desa Narasaosina, Pos Desa Waiburak, dan satu Pos Susteran yang kini ditempati personel Brimob.

Korban dan Evakuasi

Bentrokan yang terjadi pada Sabtu (18/7) pagi sekitar pukul 06.30 WITA itu merenggut tiga nyawa, membakar 20 rumah, dan melukai tujuh orang. Dari tujuh korban luka, dua orang dirujuk ke RSUD Larantuka dan dua lainnya dievakuasi ke Lewoleba, Kabupaten Lembata.

Polisi masih menyelidiki penyebab terjadinya bentrokan berdarah antara dua kelompok pemuda dari Desa Narasaosina dan Desa Waiburak tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga