Polisi Tangkap 3 Pelaku Begal di Jakarta Timur, Celurit Disita
3 Pelaku Begal di Jaktim Ditangkap, Celurit Diamankan

Jakarta – Direktorat Samapta Polda Metro Jaya melalui Tim Patroli Jaga Jakarta Perintis Presisi mengamankan tiga pria berinisial AF, MMA, dan TMM di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur, Minggu (2/8/2026) dini hari. Ketiganya diduga pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal. Dari tangan pelaku, polisi menyita sebilah celurit kecil beserta sejumlah barang bukti lain.

Tim Patroli Jaga Jakarta Perintis Presisi merupakan unit yang diturunkan Polda Metro Jaya untuk memperkuat patroli kewilayahan dan menekan kejahatan jalanan di wilayah hukumnya. Penangkapan ini terjadi di sela-sela patroli rutin yang menyasar titik rawan aksi begal, tawuran, dan balap liar.

Kronologi Penangkapan Pukul 05.59 WIB

Penangkapan berawal ketika tim patroli melintasi Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur. Saat itu, petugas melihat tiga pemuda berboncengan menggunakan sepeda motor dengan gerak-gerik mencurigakan. Petugas menghentikan dan memeriksa ketiganya. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sebilah celurit kecil yang dibawa oleh salah satu pemuda tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Sekitar pukul 05.59 WIB, tim melanjutkan patroli di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur. Di lokasi tersebut, petugas mendapati tiga pemuda berboncengan menggunakan sepeda motor, kemudian dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sebilah celurit kecil yang dibawa salah satu pemuda," kata Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, Minggu (2/8/2026).

Barang Bukti dan Keterkaitan Aksi Begal

Tim patroli melakukan pendalaman terhadap ketiga pria tersebut. Hasilnya, mereka diduga terlibat dalam sejumlah aksi kejahatan jalanan, di antaranya penjambretan handphone di sekitar SPBU dekat kawasan Pulo Gebang dan perampasan sepeda motor di Jalan Rawa Kuning, Cakung, Jakarta Timur. Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti:

  • satu bilah celurit kecil;
  • empat unit handphone;
  • satu unit sepeda motor.

"Setelah dilakukan pendalaman awal, ketiganya diduga berkaitan dengan aksi penjambretan handphone di sekitar SPBU dekat kawasan Pulo Gebang, serta dugaan pencurian dengan kekerasan terhadap kendaraan bermotor di Jalan Rawa Kuning, Cakung, Jakarta Timur," jelas Wahyu.

Rangkaian Patroli Show of Force hingga Strong Point

Patroli yang berujung pada penangkapan tiga terduga begal itu merupakan rangkaian kegiatan preventif. Rangkaian diawali dengan show of force di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Setelah itu, tim melanjutkan patroli antisipasi 3C di Jalan TB Simatupang, serta strong point di Jalan Jati Utama Raya, Bekasi.

Patroli 3C merupakan langkah untuk mencegah tiga jenis kejahatan: pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Adapun strong point adalah penempatan personel di titik-titik rawan agar dapat merespons cepat setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Seluruh rangkaian patroli dilaporkan berjalan aman dan tertib.

Kehadiran Polri untuk Rasa Aman

Kombes Wahyu menegaskan bahwa patroli yang digelar memiliki tujuan utama menghadirkan polisi di tengah masyarakat. Personel ditempatkan di lokasi-lokasi yang rawan kejahatan untuk mencegah serta merespons cepat potensi gangguan.

"Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Personel kami tempatkan di titik-titik rawan untuk mencegah dan merespons cepat potensi gangguan kamtibmas," ucap Wahyu.

Imbauan: Segera Lapor ke 110

Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan jalanan, terutama pada malam hingga dini hari. Warga diminta tidak ragu melapor jika melihat atau mengalami tindak kejahatan, baik ke kantor polisi terdekat maupun melalui Layanan Kepolisian 110.

"Mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kejahatan jalanan, khususnya pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi Layanan Kepolisian 110 apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan," imbuh Wahyu.

Ketiga terduga beserta barang bukti diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kemungkinan keterlibatan mereka dalam aksi kejahatan lain di wilayah Jakarta Timur.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga