Polisi Amankan 126 Pemuda di Jaktim Usai Konvoi Bawa Petasan dan Sinte
126 Pemuda Diamankan Usai Konvoi Bawa Petasan dan Sinte di Jaktim

Polisi Amankan 126 Pemuda di Jaktim Usai Konvoi Bawa Petasan dan Sinte

Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengamankan sebanyak 126 pemuda yang kedapatan melakukan konvoi kendaraan bermotor sambil membawa serta menyalakan petasan dan flare gun di wilayah Jakarta Timur. Aksi mereka yang dinilai meresahkan warga ini terjadi pada Sabtu (14/3/2025) dan langsung ditindak tegas oleh aparat kepolisian.

Konvoi Meresahkan dan Ganggu Ketertiban

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, menjelaskan bahwa para pemuda tersebut melakukan konvoi di jalan raya dengan cara yang sangat mengganggu. "Mereka kedapatan melakukan konvoi di jalan raya sambil menyalakan petasan dan flare gun serta membawa bendera yang berpotensi mengganggu ketertiban umum," ujar Alfian melalui akun media sosialnya. Aksi ini tidak hanya menimbulkan kebisingan tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan lain dan menciptakan suasana tidak aman.

Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur bersama dengan Patra Brimob bergerak cepat untuk menghentikan konvoi tersebut. Patroli yang dilakukan secara intensif ini berhasil menjaring ratusan pemuda yang terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut.

Penggeledahan Temukan Barang Bukti Minuman Keras dan Sinte

Setelah berhasil mengamankan para pemuda, polisi kemudian melakukan penggeledahan menyeluruh. Hasilnya cukup mengejutkan, karena ditemukan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan pelanggaran hukum. "Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti berupa tembakau sintetis dan minuman keras yang diduga dibawa oleh para peserta konvoi yang di balut buka bersama," imbuh Alfian.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

  • Tembakau sintetis atau sinte
  • Minuman keras dalam berbagai kemasan
  • Petasan dan flare gun yang digunakan selama konvoi
  • Bendera yang diduga digunakan untuk provokasi

Proses Hukum dan Pemeriksaan Lebih Lanjut

Seluruh pemuda yang berhasil diamankan kemudian langsung digelandang ke kantor Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. "Seluruh pemuda yang terjaring kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut," tegas Kapolres Alfian Nurrizal.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pendataan identitas, wawancara, dan penyelidikan terhadap keterlibatan masing-masing individu dalam aksi konvoi tersebut. Polisi juga akan menelusuri apakah ada unsur organisasi atau kelompok tertentu di balik aksi ini, serta kemungkinan pelanggaran lain yang menyertainya.

Kapolres menegaskan bahwa tindakan tegas ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di jalan raya. "Kami tidak akan mentolerir aksi-aksi yang meresahkan warga dan mengganggu ketertiban umum. Semua pelaku akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," pungkasnya.