Korban Tewas Ledakan Rumah di Medan Bertambah Jadi 1 Orang
Korban Tewas Ledakan Rumah di Medan Bertambah Jadi 1

Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban yang tertimpa bangunan usai ledakan di perumahan elite Grand Polonia Medan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (21/7/2026) pukul 15.45 WIB.

Penemuan Korban Kedua

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn mengonfirmasi penemuan tersebut. "Puji Tuhan, hari ini pukul 15.45 WIB tim gabungan telah menemukan satu lagi korban," kata Calvijn, dilansir detikSumut.

Namun, Calvijn belum dapat memastikan identitas korban, apakah seorang baby sitter atau asisten rumah tangga (ART) di rumah tersebut. Korban kini telah dibawa ke rumah sakit untuk diidentifikasi. "Tetapi saya belum bisa menentukan apakah yang kedua ini adalah ART atau babysitter," jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Evakuasi

Pantauan detikSumut, jasad korban ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB di lantai 2 rumah. Setelah ditemukan, jasad korban dievakuasi menggunakan alat berat milik pemadam kebakaran.

Sebelumnya, seorang bayi perempuan berusia 2 tahun berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dari reruntuhan yang sama. Bayi tersebut dilaporkan berlumuran darah saat ditemukan.

Daftar Korban

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika merinci total korban ledakan ini sebanyak tujuh orang. Korban selamat meliputi balita perempuan berinisial J (2), seorang pria bernama Hasan, serta seorang sopir dan kurir yang belum diketahui namanya. Sementara itu, satu korban tewas telah ditemukan sebelumnya dan kini bertambah satu lagi.

Ledakan yang terjadi di rumah mewah Grand Polonia Medan juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan di sekitar lokasi, termasuk sebuah mobil Lexus.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga