Kasus Dugaan Akses Ilegal CCTV Inara Rusli Bergulir di Bareskrim
Kasus dugaan akses ilegal terhadap rekaman CCTV yang dilaporkan oleh Inara Rusli terus berkembang di bawah penyelidikan Bareskrim Polri. Perkembangan terbaru terungkap setelah mantan asisten rumah tangga (ART) Inara yang berinisial Y menjalani pemeriksaan intensif selama kurang lebih 10 jam pada Jumat, 13 Februari 2026.
Ponsel Pribadi Dipinjam untuk Transfer Data CCTV
Dalam pemeriksaan yang berlangsung lama tersebut, Y yang berstatus sebagai saksi kunci mengungkapkan fakta mengejutkan. Ia menyatakan bahwa ponsel pribadinya sempat dipinjam oleh sopir Inara yang berinisial A. Tujuan peminjaman ini adalah untuk memindahkan data dari memori sistem CCTV yang menjadi pusat kasus ini.
Pengungkapan ini menambah dimensi baru dalam penyelidikan, karena menunjukkan keterlibatan pihak lain dalam proses pengambilan data yang diduga ilegal tersebut.
Pemeriksaan Mendalam dengan 26 Pertanyaan
Kuasa hukum Y, Isa Bustomi, memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai jalannya pemeriksaan. Ia menyampaikan bahwa kliennya, Y, menghadapi sekitar 26 pertanyaan dari penyidik Bareskrim. Pertanyaan-pertanyaan ini dirancang untuk mendalami kronologi pengambilan 10 file video dari CCTV yang menjadi bahan laporan.
Pemeriksaan yang ketat ini bertujuan untuk mengungkap alur peristiwa dan identifikasi semua pihak yang terlibat dalam akses terhadap rekaman tersebut. Isa Bustomi menegaskan bahwa Y kooperatif selama proses dan memberikan keterangan selengkap mungkin kepada penyidik.
Implikasi dan Langkah Selanjutnya
Kasus ini menyoroti isu privasi dan keamanan data dalam lingkup domestik, sekaligus menguji penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran akses teknologi. Dengan Y sebagai saksi kunci, penyidik diharapkan dapat melacak lebih jauh bagaimana data CCTV tersebut diambil dan disebarluaskan.
Bareskrim Polri diperkirakan akan melanjutkan penyelidikan dengan memanggil pihak-pihak lain yang terkait, termasuk sopir A yang disebutkan dalam keterangan Y. Publik kini menantikan perkembangan lebih lanjut untuk mengetahui apakah tindakan ini melanggar hukum dan siapa yang bertanggung jawab.