Sebanyak 10 rumah dan satu gudang di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, ludes terbakar akibat ulah pria berinisial MSE (32). Istri pelaku, SU, sampai bersujud meminta maaf kepada para tetangga yang menjadi korban.
Kronologi Kebakaran
Peristiwa kebakaran itu terjadi di Jalan Maluku, RT 04, Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Aksi MSE dipicu sakit hati setelah dilaporkan istrinya, SU, ke polisi atas kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Permintaan Maaf Sang Istri
Meskipun turut menjadi korban, SU tetap datang ke lokasi kejadian dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada para korban kebakaran. Bahkan, ia nekat sujud di depan para korban. Bibik korban berinisial RN mengatakan, "Kami keluarga memang sepakat, meskipun kami juga korban, kami datang meminta maaf. Dimaafkan syukur, tidak juga kami tetap tulus meminta maaf. Makanya sejak kemarin kami hadir menemui korban lainnya."
Tidak Ada Itikad Baik dari Keluarga Tersangka
RN mengaku hingga kini belum ada itikad baik dari keluarga tersangka untuk menemui ataupun menanyakan kondisi para korban kebakaran serta SU. "Gak ada mereka datang, cuma kami yang datang untuk meminta maaf. Pascakasus KDRT juga gak ada datang atau menanyakan kondisi di sini," ungkapnya.
Korban Mengungsi karena Khawatir
RN menceritakan awalnya korban sudah tidak lagi tinggal di rumahnya yang berada di Kelurahan Marga Mulya. Kemudian ibu korban, Romsiyah, juga memilih meninggalkan rumahnya yang berada di Kelurahan Jawa Kanan SS. "Keduanya mengungsi ke rumah kerabat di Kelurahan Mesat Jaya karena khawatir menjadi sasaran pelaku ini setelah melaporkan kasus KDRT ke polisi," katanya.



