Bayi Prematur 5 Bulan Ditinggalkan Sejoli di Apartemen Bekasi Meninggal Dunia
Sebuah tragedi menyayat hati terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat. Bayi prematur berusia 5 bulan yang ditinggalkan sepasang kekasih di sebuah apartemen di Bekasi Selatan akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Peristiwa ini mengguncang masyarakat dan menimbulkan keprihatinan mendalam.
Bayi Lahir Prematur di Toilet Apartemen
Menurut keterangan resmi dari Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto, bayi malang tersebut lahir dalam kondisi prematur dengan usia kandungan hanya 5 bulan. "Kami turut berempati bahwa bayi yang ditemukan itu pagi ini meninggal dunia. Dalam kondisi yang lahir prematur usia 5 bulan," jelas Budi Hermanto pada Rabu, 11 Februari 2026.
Berdasarkan penyelidikan awal, proses kelahiran terjadi di dalam toilet apartemen. Kedua orang tua bayi mengaku kepada penyidik bahwa kelahiran tersebut terjadi secara tidak sengaja. "Keterangan awal adalah anak itu keluar secara tidak sengaja pada saat yang bersangkutan berada di toilet," ungkap Budi Hermanto. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif sebenarnya di balik penelantaran bayi tersebut.
Meninggal Saat Dirawat di RSUD Kota Bekasi
Bayi yang malang itu menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 09.30 WIB di RSUD Kota Bekasi, tempat ia sempat mendapatkan perawatan medis. "Adapun bayi yang ditinggalkan tersebut meninggal dunia pada pukul 09.30 WIB pagi ini saat dalam perawatan RSUD Kota Bekasi," tegas Budi Hermanto. Kematian bayi prematur ini menambah duka dalam kasus penelantaran anak yang sudah memilukan.
Orang Tua Bayi Bukan Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi
Kepolisian telah berhasil mengamankan kedua orang tua bayi yang ternyata bukan pasangan suami istri. Keduanya ditangkap di lokasi yang berbeda dan kini ditahan di Polsek Bekasi Selatan. "Benar, kedua tersangka merupakan orang tua dari anak korban, berinisial NMP dan ROM, namun bukan pasangan suami istri. Saat ini keduanya telah diamankan dan ditahan di Polsek Bekasi Selatan," papar Budi Hermanto.
Sang ibu bayi saat ini sedang menjalani perawatan medis di RSUD Kota Bekasi karena kondisinya yang memerlukan penanganan khusus. Oleh karena itu, proses penahanannya untuk sementara dibantarkan. "Tersangka perempuan dalam kondisi medis sehingga dibantarkan dan sedang menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi," jelas Budi Hermanto. Kasus ini masih terus diselidiki untuk memastikan keadilan bagi bayi yang menjadi korban.