Bayi Ditinggalkan di Apartemen Bekasi Meninggal di RSUD, Orang Tua Ditangkap
Bayi Ditinggalkan di Apartemen Bekasi Meninggal, Orang Tua Ditangkap

Bayi Ditinggalkan di Apartemen Bekasi Meninggal Dunia Setelah Dirawat di RSUD

Sebuah tragedi memilukan terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat. Bayi laki-laki yang baru dilahirkan dan ditinggalkan sendirian oleh pasangan kekasih di sebuah apartemen di Bekasi Selatan, akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis intensif di rumah sakit.

Kronologi Kematian Bayi Korban

Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budu Hermanto, pada Rabu (11/2/2026). "Adapun bayi yang ditinggalkan tersebut meninggal dunia pada pukul 09.30 WIB pagi ini saat dalam perawatan RSUD Kota Bekasi," ujar Budu Hermanto dengan nada prihatin.

Bayi malang tersebut sebelumnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh petugas kebersihan apartemen. Saat ditemukan, bayi masih menunjukkan tanda-tanda baru dilahirkan dengan kondisi fisik yang memerlukan penanganan medis segera.

Orang Tua Bayi Berhasil Diamankan Polisi

Polisi telah bergerak cepat dalam mengungkap kasus ini. Kedua orang tua bayi berhasil diamankan di lokasi yang berbeda dan saat ini sedang menjalani proses hukum. Kombes Budu Hermanto menjelaskan lebih lanjut mengenai identitas pelaku.

"Benar, kedua tersangka merupakan orang tua dari anak korban, berinisial NMP dan ROM, namun bukan pasangan suami istri. Saat ini keduanya telah diamankan dan ditahan di Polsek Bekasi Selatan," papar Budu Hermanto dengan tegas.

Kondisi Ibu Bayi yang Masih Dirawat

Situasi menjadi lebih kompleks karena kondisi kesehatan ibu bayi yang juga memerlukan perhatian medis. Polisi memberikan pengecualian dalam penahanan terhadap tersangka perempuan karena alasan kesehatan.

"Tersangka perempuan dalam kondisi medis sehingga dibantarkan dan sedang menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi," jelas Budu Hermanto mengenai penanganan khusus terhadap ibu bayi tersebut.

Awal Mula Penemuan Bayi yang Menyedihkan

Kisah pilu ini berawal pada Sabtu, 7 Februari 2026. Petugas kebersihan apartemen yang sedang melakukan tugas rutin membersihkan unit apartemen, dibuat terkejut dengan pemandangan yang tidak terduga.

Seorang petugas bernama Dedi menceritakan pengalamannya: "Ditemukan oleh petugas kebersihan saat mau membersihkan kamar. Bayi yang baru lahir dalam kondisi ada darahnya dan masih ada ari-arinya."

Pada pukul 09.44 WIB, petugas kebersihan memasuki salah satu unit apartemen dan menemukan bayi malang tersebut terbaring di atas kasur dalam keadaan yang memprihatinkan. Petugas segera melaporkan temuan ini kepada pihak keamanan apartemen, yang kemudian diteruskan ke Polsek Bekasi Selatan untuk ditindaklanjuti.

Proses Hukum yang Sedang Berjalan

Kasus ini kini sedang dalam proses penyidikan yang intensif oleh kepolisian. Polisi mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan dari berbagai pihak untuk melengkapi berkas perkara. Masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.

Tragedi ini menjadi pengingat betapa pentingnya tanggung jawab sebagai orang tua dan konsekuensi hukum yang berat bagi mereka yang mengabaikan kewajiban melindungi anak-anak, terutama bayi yang baru dilahirkan.