KPK Dalami Pengaturan Audit di Muara Enim Saat Periksa Bobby Rizaldi
KPK Dalami Pengaturan Audit Muara Enim Periksa Bobby

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pengaturan audit di Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, saat memeriksa anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Bobby Adhityo Rizaldi pada Kamis (16/7).

Pemeriksaan Saksi untuk Perkara Bupati Muara Enim

Bobby diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas perkara tersangka Bupati Muara Enim periode 2025-2030, Edison dan kawan-kawan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dugaan pengaturan temuan audit yang dilakukan BPK di Kabupaten Muara Enim.

"Dalam pemeriksaan hari ini penyidik mendalami pengetahuan saksi berkaitan dengan dugaan pengaturan temuan audit yang dilakukan BPK di Kabupaten Muara Enim yang kemudian juga berpengaruh terhadap opini WDP (Wajar Dengan Pengecualian) menjadi WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) untuk Pemkab Muara Enim," ujar Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (16/7) malam.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penggeledahan dan Barang Bukti Elektronik

Budi menambahkan bahwa pemeriksaan hari ini juga untuk memperkuat bukti yang diperoleh penyidik sebelumnya, termasuk ketika menyita Barang Bukti Elektronik (BBE) dari kediaman Bobby di Cipete, Jakarta Selatan. Selain itu, Bobby juga didalami perihal hubungannya dengan tersangka Augusz Dewanggara alias Angga.

"Selain itu juga penyidik mengonfirmasi berkaitan dengan pihak swasta saudara AG [Angga] yang kemudian bisa memiliki akses ataupun kendali di dalam dugaan pengaturan audit pemeriksaan di BPKP untuk wilayah Muara Enim tersebut," ucap Budi.

Pemeriksaan Terpisah dan Saksi Lain

Budi menyatakan Bobby tidak dikonfrontasi dengan Angga yang juga diperiksa hari ini. "Pemeriksaan dilakukan terpisah, tadi beberapa saksi memang dipanggil hari ini untuk dimintai keterangan di antaranya seputar audit yang dilakukan ya oleh BPK di Pemkab Muara Enim termasuk soal pengubahan temuan audit yang dilakukan oleh auditor," terang Budi.

Sejumlah saksi lain yang turut diperiksa KPK pada hari ini ialah Tuning Rahayu selaku Tenaga Ahli Bobby; Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara (PKN) V BPK, Widhi Widayat; Kepala Sub Direktorat Pemeriksaan I.C.2 BPK, Ahdony Asfiansyah; dan Kepala Sekretariat AKN V BPK, Wahyu Tri Handoko.

Penggeledahan Kantor BPK Sumsel dan Barang Bukti

Dalam proses penyidikan berjalan, KPK sudah menggeledah kantor BPK Sumatera Selatan. Beberapa barang bukti yang disita meliputi dokumen kertas kerja pemeriksaan, dokumen perubahan-perubahan dari temuan WDP menjadi WTP khususnya untuk Pemerintah Kabupaten Muara Enim, dokumen terkait upaya melakukan perubahan kembali setelah adanya tangkap tangan KPK, serta petunjuk adanya dugaan intervensi dari BPK Pusat untuk mengubah-ubah hasil temuan tersebut.

Tersangka dan Penahanan

Adapun KPK sudah memproses hukum lima orang sebagai tersangka dan melakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan). Tiga orang diduga sebagai pemberi suap ialah Bupati Muara Enim periode 2025-2030, Edison, serta pihak dari PT Millenium Solusi Abadi (MSA) yakni Cory Erin Hardi dan Fika. Dua lainnya diduga sebagai penerima suap yaitu ASN BPK sekaligus pengendali teknis yang bernama Titin Rita Lestari dan Augusz Dewanggara alias Angga selaku pihak swasta.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga