Bawa Sabu di Kelamin, Wanita Ini Dibekuk Petugas Lapas Banyuwangi
Bawa Sabu di Kelamin, Wanita Dibekuk Lapas Banyuwangi

Seorang perempuan berinisial KS tertangkap tangan membawa lima paket diduga sabu saat membesuk warga binaan di Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Jawa Timur. Pelaku menyembunyikan narkoba tersebut di dalam alat kelaminnya.

Kronologi Penangkapan

KS datang ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi sekitar pukul 09.50 WIB untuk membesuk SL, seorang warga binaan yang menjalani hukuman dalam perkara narkotika. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, KS diduga diminta mengantarkan narkoba tersebut kepada seorang warga binaan lainnya berinisial EM dengan imbalan sebesar Rp 500 ribu.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Solichin, mengatakan bahwa petugas mencurigai gerak-gerik KS saat menjalani pemeriksaan sesuai prosedur kunjungan. Saat dilakukan penggeledahan badan oleh petugas perempuan, ditemukan lima paket kecil diduga sabu yang dibungkus menggunakan kondom dan disembunyikan di dalam alat vital pelaku.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pengakuan Pelaku

"Ditemukan satu orang pengunjung perempuan berinisial KS membawa barang diduga sabu sebanyak lima paket kecil yang dibungkus kondom dan disembunyikan di dalam alat vitalnya saat dilakukan penggeledahan badan. Berat keseluruhan barang tersebut masih dalam proses pemeriksaan," kata Solichin.

Atas perintah Kalapas, petugas juga memeriksa SL, warga binaan penghuni kamar F11 yang dibesuk KS. Dari hasil pemeriksaan dan pendalaman awal, diketahui barang haram tersebut diduga merupakan milik seseorang berinisial IMR yang rencananya akan diserahkan kepada EM, yang juga warga binaan kasus narkotika di Lapas Kelas IIA Banyuwangi.

Komitmen Lapas

"Sebagai bentuk komitmen kami, siapa pun yang dengan sengaja berupaya mengedarkan narkoba di dalam lapas akan kami tindak tegas. Kami terus menunjukkan keseriusan dalam mencegah peredaran handphone maupun narkoba di lingkungan Lapas," tegas Solichin.

Kasus ini menjadi pengingat akan upaya penyelundupan narkoba yang terus terjadi di lembaga pemasyarakatan. Pihak lapas bersama aparat kepolisian terus memperketat pengawasan terhadap pengunjung dan barang bawaan mereka.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga