Pagar Rumah Mantan Wapres Jusuf Kalla Roboh Akibat Tabrakan Mobil Jeep
Sebuah insiden kecelakaan terjadi di kawasan elit Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (18/2/2026) dini hari. Pagar rumah milik mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, mengalami keruntuhan setelah ditabrak oleh sebuah mobil Jeep Hyundai Santa Fe.
Kronologi Insiden di Tengah Malam
Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 03.45 WIB, ketika kendaraan yang dikemudikan seorang perempuan berinisial AP (34 tahun) menabrak pagar rumah tersebut. Benturan yang keras tidak hanya menyebabkan pagar roboh, tetapi juga merusak kaca cembung yang terpasang di bagian depan rumah.
Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini juga mengalami kerusakan, namun tetap dapat dibawa pulang oleh pengemudinya. Menurut informasi dari pihak kepolisian, pengemudi meninggalkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di lokasi kejadian sebagai bentuk tanggung jawab.
Pernyataan Resmi dari Kepolisian
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Murodih, memberikan konfirmasi terkait insiden ini. "Kendaraan juga rusak, tapi tetap dibawa pulang. Tapi dia ninggalin STNK di sana, rencananya dia mau ganti kerusakan di sana," ujarnya, seperti dikutip dari laporan media pada Kamis (19/2/2026).
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa pengemudi mobil Jeep Hyundai Santa Fe tersebut berniat untuk menanggung biaya perbaikan kerusakan yang terjadi akibat tabrakan tersebut. Insiden ini menambah daftar kejadian tidak terduga di kawasan permukiman yang padat seperti Kebayoran Baru.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerusakan material yang dialami cukup signifikan. Pagar rumah yang roboh dan kaca cembung yang pecah memerlukan perbaikan segera untuk mengembalikan keamanan dan estetika properti milik mantan wakil presiden tersebut.
Kawasan Kebayoran Baru sendiri dikenal sebagai area hunian para pejabat dan tokoh terkemuka di Indonesia. Kejadian seperti ini mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terutama di jam-jam sepi seperti dini hari, untuk menghindari insiden serupa di masa depan.