Mobil Ringsek Parah Usai Serempet Kereta Barang di Jakut, 2 Bedeng Rusak
Mobil Ringsek Usai Serempet Kereta Barang di Jakut

Mobil Ringsek Parah Usai Serempet Kereta Barang di Jakut, 2 Bedeng Rusak

Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang cukup serius terjadi di wilayah Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebuah mobil minibus mengalami kerusakan parah setelah berserempetan dengan kereta barang pada Rabu (18/2) malam lalu.

Kondisi Kendaraan yang Rusak Parah

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Edi Wibowo, memberikan penjelasan detail mengenai kerusakan yang dialami kendaraan. Toyota Avanza yang terlibat dalam kecelakaan ini mengalami kerusakan hampir di seluruh bagian bodinya.

"Kerugian materil kendaraan Toyota Avanza rusak seluruh bodi ringsek, kaca depan dan belakang pecah, kaca samping pecah," jelas Edi pada Kamis (19/2/2026).

Selain kerusakan pada kendaraan, insiden ini juga menyebabkan kerusakan pada properti di sekitarnya. Dua bedeng yang digunakan oleh pengepul barang bekas turut mengalami kerusakan akibat tertabrak mobil yang kehilangan kendali.

Kronologi Kejadian Kecelakaan

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, kecelakaan ini bermula ketika minibus tersebut melaju di Jalan Samudera 1 dengan arah dari utara menuju selatan. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut kemudian berserempetan dengan kereta api yang sedang melintas.

"Kereta lokomotif yang melaju dari arah Terminal Tanjung Priok ke arah stasiun Ancol," tambah Edi memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai rute kereta barang yang terlibat dalam insiden tersebut.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Meskipun menyebabkan kerusakan material yang cukup signifikan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Semua pihak yang terlibat dilaporkan selamat dari insiden yang terjadi pada malam hari tersebut.

Namun demikian, penyebab pasti dari kecelakaan ini masih belum dapat dipastikan. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya insiden tersebut.

"Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan," tegas Edi menutup pernyataannya mengenai kasus ini.

Insiden kecelakaan antara kendaraan bermotor dengan kereta api ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan pengemudi saat melintasi area perlintasan kereta api, terutama di wilayah-wilayah dengan aktivitas perkeretaapian yang padat seperti di sekitar Tanjung Priok.