Kebakaran Gudang Obat di Jaksel: Saksi Ceritakan Detik-Detik Api
Kebakaran Gudang Obat Jaksel: Saksi Cerita Detik-Detik

Seorang saksi bernama Said (28) menceritakan detik-detik kebakaran yang melanda gudang obat di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Selasa (28/7/2026) malam. Menurut Said, titik api muncul dari sebuah gudang yang berisi kemasan obat berupa botol kaca, botol plastik, hingga dus.

"Gudang botol beling, botol plastik, kemasannya sih, rata-rata kemasannya," kata Said saat ditemui di sekitar lokasi pada Rabu (29/7/2026). Ia menjelaskan bahwa saat terjadi kebakaran, para pegawai dan warga berjibaku menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Sebagian lainnya langsung menghubungi pemadam kebakaran (damkar).

Barang yang Berhasil Diselamatkan

Said menyebut barang-barang yang berhasil diselamatkan berupa produk obat yang sudah dikemas. Menurutnya, ini adalah pertama kalinya kebakaran terjadi di gudang obat tersebut. "Baru pertama kali, ini mindahin barang-barangnya yang repot, banyak banget barang-barang yang dipindahin. Banyak barang-barang yang diselamatin, semuanya produk-produk jadi diselamatin semua," ucapnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 18.48 WIB dan dinyatakan padam pada pukul 21.13 WIB. Kasudin Gulkarmat Jaksel Asril Rizal mengonfirmasi bahwa objek yang terbakar adalah kantor dan gudang obat PT Metiska Farma. "Obyek yang terbakar, kantor dan gudang obat PT Metiska Farma. Status, pemadaman selesai," ujar Asril kepada wartawan pada Selasa (28/7).

Penyebab dan Kerugian

Asril menjelaskan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Dugaan awal adalah fenomena kelistrikan. Ia memastikan tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini. "Dugaan penyebab, dugaan awal fenomena kelistrikan," katanya. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp3 miliar, seperti yang dilaporkan sebelumnya dalam artikel terkait.

Kebakaran ini menjadi perhatian warga sekitar karena gudang obat menyimpan berbagai bahan kemasan yang mudah terbakar. Proses pemadaman berlangsung sekitar dua setengah jam dengan melibatkan beberapa unit damkar. Setelah api padam, petugas melakukan pendinginan untuk mencegah kebakaran susulan.

Respons Warga dan Pegawai

Warga dan pegawai setempat bahu-membahu menyelamatkan barang-barang berharga saat kebakaran terjadi. Said mengungkapkan bahwa meskipun panik, banyak orang yang sigap memindahkan produk obat ke tempat aman. Tidak ada laporan tentang cedera selama proses evakuasi. Kejadian ini menjadi pengalaman pertama bagi para pegawai yang bekerja di gudang tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dan pemadam kebakaran masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, aktivitas di lokasi gudang obat masih dihentikan untuk proses investigasi dan pembersihan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga