17 Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Dirawat, Termasuk Balita Rachma Indira
Jumlah korban luka akibat kebakaran hebat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di wilayah Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, telah bertambah menjadi 17 orang. Para korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit yang tersebar di sekitar Bekasi, dengan kondisi yang beragam mulai dari luka bakar ringan hingga serius.
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro telah meninjau langsung kondisi para korban di rumah sakit. Dia memastikan bahwa semua korban mendapatkan penanganan medis yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. "Jumlah korban ini ada 17 orang. Memang luka bakar ada yang beberapa yang sampai di atas 50 persen," jelas Kusumo di RS Citra Arrafiq, Bekasi, pada Kamis (2/4/2026).
Di RS Citra Arrafiq, terdapat lima orang korban yang sedang dirawat. Kusumo menambahkan bahwa kelimanya telah menerima perawatan yang diperlukan, meskipun satu orang memerlukan perawatan yang lebih intensif. "Kondisinya memang satu orang memerlukan perawatan yang lebih intensif lagi. Sementara untuk yang lain sudah ada yang dipindahkan ke kamar inap. Kemudian juga ada ibu dan balitanya yang ada di sini," ujarnya.
Kisah Keluarga Korban
Salah satu keluarga korban, Rini (61), menceritakan kondisi keponakannya bernama Sapta (17) yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Sapta mengalami luka bakar serius sebesar 63 persen saat mencoba menyelamatkan diri dari dalam rumah yang terdampak kebakaran. "Sapta ini yang paling parah, luka bakarnya 63 persen," kata Rini dengan suara bergetar.
Rini menjelaskan bahwa saat kejadian, Sapta sedang berada di dalam rumah bersama ayah dan saudara-saudaranya. Setidaknya ada lima orang anggota keluarga Sapta yang menjadi korban, termasuk kakaknya yang bernama Fajar dan Dimas, serta seorang saudara perempuan. "Dia ada di dalam rumah. Jadi sudah lari-lari semua itu berlima-limanya orang," tuturnya.
Daftar Identitas Korban
Berikut adalah identitas 17 korban kebakaran SPBE Cimuning berdasarkan data terakhir yang dikumpulkan dari berbagai rumah sakit:
- RS Citra Arrafiq:
- Fajar Sidiq Budianto (luka bakar)
- Dimas Kurnianto (luka bakar)
- Sapta Prihantono (luka bakar 63%)
- Widaro (luka bakar)
- Aliyah Raisyah (balita, luka bakar)
- RSUD Kabupaten Bekasi:
- Aulia Putri Budiasih
- Adi Bagus Triono
- RS Satria Medika:
- Kosasih (luka bakar)
- Agustinus (luka bakar)
- Yakub (luka bakar)
- RS Unimedika:
- Suyadi (luka bakar)
- RSUD Kota Bekasi:
- Darmadi (luka bakar)
- Winarno (luka bakar)
- RS Permata:
- Junipan (luka bakar)
- Syamsul Bahri (luka bakar)
- RS Kartika Husada:
- Djaimun (luka bakar)
- Dimas Prayoga (luka bakar)
Insiden ini menyoroti pentingnya keselamatan dalam pengelolaan bahan bakar elpiji dan respons cepat dari pihak berwenang. Polisi telah melibatkan Laboratorium Forensik (Labfor) untuk mengusut penyebab kebakaran yang terjadi di SPBE Cimuning ini.



