KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan konvoi kendaraan militer berbendera Amerika Serikat diserang rudal saat melintasi jembatan viral di media sosial. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Narasi yang Beredar
Video konvoi kendaraan militer AS yang diserang rudal di jembatan dibagikan oleh akun Facebook ini pada 6 Mei 2026. Narasi yang disertakan dalam unggahan tersebut menyesatkan publik dengan mengklaim bahwa peristiwa itu benar-benar terjadi.
Hasil Penelusuran
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi terhadap video tersebut dan menemukan sejumlah kejanggalan yang mengindikasikan penggunaan AI. Beberapa ciri khas manipulasi AI, seperti ketidakwajaran gerakan objek dan ketidakkonsistenan pencahayaan, terlihat jelas dalam video tersebut.
- Gerakan rudal dan kendaraan tidak realistis.
- Bayangan dan pantulan cahaya tidak konsisten dengan lingkungan sekitar.
- Detail kendaraan dan latar belakang tampak kabur pada beberapa bagian.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa video tersebut bukanlah rekaman kejadian nyata, melainkan hasil rekayasa digital.
Imbauan
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi di media sosial, terutama yang bersifat sensitif dan provokatif. Selalu lakukan pengecekan fakta sebelum mempercayai atau membagikan konten yang mencurigakan.



