AHY: Infrastruktur Jadi Titik Nyata Wujudkan Keberlanjutan dan Ketahanan Iklim
AHY: Infrastruktur Wujudkan Keberlanjutan dan Ketahanan Iklim

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa infrastruktur menjadi elemen paling nyata dalam mewujudkan agenda keberlanjutan dan ketahanan iklim. Pernyataan ini disampaikan AHY dalam pidatonya pada Ecosperity Week 2026 di Singapura, Selasa (19/5/2026).

"Infrastructure is where sustainability becomes real (Infrastruktur adalah tempat keberlanjutan menjadi nyata)," ujar AHY dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Menurut AHY, perubahan iklim tidak lagi dapat dipandang sebagai ancaman di masa depan, melainkan tantangan nyata yang sudah dihadapi masyarakat saat ini. Ia mencontohkan bencana besar akibat Siklon Senyar di Sumatera yang menyebabkan lebih dari seribu korban jiwa dan jutaan warga terdampak.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Adaptasi bukan lagi skenario masa depan. Adaptasi adalah biaya yang harus kita bayar hari ini," katanya dengan tegas.

Percepatan Infrastruktur Adaptif

AHY juga menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Indonesia tengah mempercepat pembangunan infrastruktur adaptif, termasuk proyek Giant Sea Wall Pantura yang menjadi salah satu prioritas strategis nasional pada era Presiden Prabowo Subianto. Proyek sepanjang 575 kilometer tersebut dirancang tidak hanya untuk perlindungan pesisir, tetapi juga menjaga ketahanan pangan, kawasan industri, serta keselamatan jutaan masyarakat pesisir Jawa.

"Ini bukan sekadar tanggul laut. Ini tentang upaya melindungi masa depan ekonomi negara dan masyarakat kita," ujar AHY.

Pentingnya Adaptasi Iklim

Sementara itu, Chairman Temasek Teo Chee Hean turut menegaskan bahwa adaptasi iklim kini sama pentingnya dengan mitigasi perubahan iklim. Menurutnya, kemampuan beradaptasi akan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi global dan kesinambungan pembangunan jangka panjang.

Sebagai informasi tambahan, dalam kesempatan tersebut AHY didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman, Ronny Hutahayan; serta Staf Khusus Menteri Sigit Raditya dan Herzaky Mahendra Putra.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga