Ketua BEM UGM 2025 Temukan Alat Pelacak di Mobil
KOMPAS.com - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) 2025, Tiyo Ardianto, mengaku menemukan alat pelacak yang diduga dipasang secara diam-diam di mobil miliknya. Temuan tersebut diungkapkan Tiyo melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @tiyoardianto_, pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Dalam video yang diunggahnya, Tiyo memperlihatkan sebuah perangkat berwarna hitam berbentuk kotak yang ditemukan di bagian bawah kendaraannya. Perangkat tersebut ia temukan setelah sebelumnya sebuah notifikasi muncul di ponsel miliknya yang menyebutkan bahwa alat tersebut bernama PBX Finder.
Penemuan ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya upaya pengintaian atau pelanggaran privasi terhadap aktivis mahasiswa. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian atau universitas terkait kejadian ini. Tiyo pun belum memberikan komentar lebih lanjut mengenai langkah yang akan diambilnya.
Video tersebut telah ramai diperbincangkan di media sosial, dengan banyak warganet yang mendukung Tiyo dan mengecam tindakan pemasangan alat pelacak secara ilegal. Beberapa pihak mendesak agar kasus ini segera diusut tuntas untuk menjaga keamanan dan privasi mahasiswa.



