Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Sejak Maret 2026
Harga Minyak Mentah Anjlok ke Level Terendah Sejak Maret 2026

Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan yang signifikan pada Selasa, 9 Juni 2026. Penurunan ini membawa harga minyak ke level terendah sejak Maret 2026. Harga minyak mentah Brent tercatat turun sebesar lima persen menjadi sekitar 90 dollar AS per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga mengalami penurunan lebih dari lima persen menjadi sekitar 86,4 dollar AS per barel.

Penyebab Penurunan Harga Minyak

Penurunan harga minyak ini terjadi setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel akan menghentikan serangan sementara. Pernyataan ini memberikan harapan akan meredanya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi faktor pendorong harga minyak.

Selain itu, Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright juga mengonfirmasi pada hari yang sama bahwa lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz mengalami peningkatan yang signifikan. Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi pengiriman minyak dunia, dan peningkatan lalu lintas di sana menandakan kelancaran pasokan minyak global.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak Penurunan Harga

Penurunan harga minyak ini diperkirakan akan berdampak positif bagi negara-negara pengimpor minyak, termasuk Indonesia. Harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri berpotensi mengalami penyesuaian ke depan. Namun, keputusan resmi terkait harga BBM masih menunggu evaluasi lebih lanjut dari pemerintah.

Analis pasar energi menilai bahwa penurunan ini bersifat sementara dan masih perlu diwaspadai karena ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah belum sepenuhnya hilang. Faktor lain seperti keputusan OPEC+ dan permintaan global juga akan mempengaruhi pergerakan harga minyak ke depannya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga