Bandung Catat Penurunan Signifikan Kasus Aktif COVID-19
Kota Bandung menunjukkan perkembangan positif dalam penanganan pandemi COVID-19. Data terbaru dari Pusat Informasi COVID-19 pada Senin (2/8/2021) mengungkapkan bahwa kasus positif aktif mengalami penurunan yang cukup signifikan, sementara angka kesembuhan pasien justru meningkat dengan pesat.
Data Terkini dan Tren Positif
Berdasarkan laporan yang dirilis, jumlah kasus positif aktif COVID-19 di Bandung tercatat sebanyak 7.296 kasus. Angka ini mengalami penurunan sebanyak 1.822 kasus dibandingkan dengan data sehari sebelumnya, yang menunjukkan tren yang menggembirakan dalam upaya pengendalian penyebaran virus.
Di sisi lain, pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 mencapai total 29.354 orang. Jumlah ini bertambah sebanyak 2.069 kasus dari hari sebelumnya, menandai rekor baru dalam hal pemulihan kesehatan masyarakat di kota tersebut.
Sayangnya, kasus kematian akibat COVID-19 masih terjadi, dengan total mencapai 1.268 jiwa. Terdapat penambahan sebanyak 3 kasus kematian dari laporan sebelumnya, mengingatkan bahwa pandemi masih perlu diwaspadai.
Pernyataan Resmi dari Pemerintah Kota
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, dalam keterangannya pada Selasa (3/8/2021), menyampaikan optimisme terkait perkembangan ini. "Konfirmasi aktif turun dan penambahan per hari naik," ujarnya, merujuk pada tren penurunan kasus aktif dan peningkatan kesembuhan.
Yana Mulyana juga menekankan bahwa angka kesembuhan pasien COVID-19 di Bandung telah memecahkan rekor. "Malah kesembuhan 2.069, rekor luar biasa," tambahnya, menggarisbawahi pencapaian positif dalam proses pemulihan kesehatan masyarakat.
Kondisi Rumah Sakit dan Kebijakan PPKM
Selain data kasus, Bad Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Bandung juga menunjukkan perbaikan. "BOR di bawah 60 persen, di bawah standar WHO," jelas Yana Mulyana, yang mengindikasikan bahwa tekanan pada fasilitas kesehatan mulai berkurang.
Ia mengklaim bahwa situasi pandemi COVID-19 di Bandung saat ini terkendali. "Berdasarkan indikator pandemi COVID-19 terkendali, kita gak boleh lengah harus taat prokes insyallah selama prokes dilakukan harusnya (terus turun)," pesannya, menyerukan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.
Mengenai kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Yana Mulyana menyatakan bahwa pemerintah kota akan mengikuti keputusan pemerintah pusat. "Kebijakan pemerintah pusat, kan harus ngikut," katanya, menegaskan komitmen untuk patuh pada regulasi nasional.
Untuk pembahasan lebih lanjut terkait penerapan PPKM Level 4 di Bandung, akan diadakan rapat terbatas pada sore hari bersama Forkompinda Kota Bandung, guna mengevaluasi dan menyesuaikan langkah-langkah penanganan pandemi di tingkat lokal.