Program Speling Jateng Sukses Layani Puluhan Ribu Warga di Pedesaan
Menjelang satu tahun kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, program layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling) telah menunjukkan capaian signifikan. Berdasarkan data terbaru, program ini telah menjangkau 891 desa di 398 kecamatan dan berhasil melayani 88.979 warga di seluruh provinsi.
Layanan Komprehensif untuk Berbagai Penyakit
Dalam keterangan tertulisnya, Ahmad Luthfi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung cek kesehatan gratis. "Jawa Tengah sudah mendukung penuh tentang cek kesehatan gratis," ujarnya. Program Speling tidak hanya menyediakan pemeriksaan kesehatan umum, tetapi juga layanan spesifik yang mencakup:
- Pemeriksaan tuberkulosis (TBC)
- Deteksi dini kanker serviks
- Pemeriksaan rutin antenatal care (ANC) untuk ibu hamil
- Layanan gratis bagi penyandang disabilitas
- Konsultasi kesehatan jiwa oleh dokter spesialis jiwa
Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah per 9 Februari 2026 mengungkapkan rincian penerima manfaat: 11.777 orang mendapatkan layanan ANC Ibu Hamil, 4.230 orang menjalani pemeriksaan kanker serviks, 24.997 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan jiwa, dan 39.031 orang dilayani untuk pemeriksaan tuberkulosis. Sisanya menerima pemeriksaan terkait penyakit lainnya.
Integrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis Nasional
Program Speling diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas pemerintah pusat. Selama tahun 2025, sebanyak 13.789.318 warga Jawa Tengah memanfaatkan CKG, dan hingga 9 Februari 2026, sudah 1.045.924 orang yang terlayani. Luthfi dengan bangga menyatakan, "Untuk CKG, Jawa Tengah nomor 1 nasional." Ia menambahkan bahwa program dokter spesialis keliling ini menjadi andalan untuk memastikan masyarakat desa benar-benar terlayani oleh tenaga medis ahli.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan bahwa CKG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang telah berjalan sejak tahun lalu. Pada 2026, program ini tidak hanya mencakup pengecekan kesehatan, tetapi juga pengobatan langsung. "Obatnya langsung diberikan setelah pemeriksaan. Penyakit seperti darah tinggi dan gula itu yang harus dijaga, jangan dianggap enteng, karena itu bisa menyerang ke organ lainnya termasuk jantung kalau dibiarkan," jelasnya.
Sejarah dan Target Ke Depan
Program Speling pertama kali diluncurkan pada Maret 2025 sebagai salah satu program prioritas pasangan Luthfi-Maimoen. Sejak itu, para dokter secara rutin turun langsung ke desa-desa untuk memberikan layanan cek kesehatan dan konsultasi gratis. Target sasaran program ini adalah 1.278 desa, menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk perluasan jangkauan di masa mendatang. Peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan menjadi faktor pendukung kesuksesan program ini.