Kebiasaan Minum Kopi dan Teh Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Otak
Bagi banyak masyarakat Indonesia, menikmati secangkir kopi atau teh di pagi hari sudah menjadi ritual harian yang sulit dilewatkan. Kebiasaan yang sering dianggap sekadar penyemangat ini ternyata menyimpan manfaat lebih dalam, khususnya untuk kesehatan otak jangka panjang.
Penelitian Skala Besar Ungkap Hubungan Kafein dan Demensia
Sebuah studi ilmiah berskala besar yang dipublikasikan dalam jurnal Jama pada Senin, 9 Februari 2026, memberikan bukti kuat bahwa konsumsi kafein dalam kadar yang cukup dapat menjadi faktor pelindung terhadap demensia. Penelitian jangka panjang ini melibatkan ribuan partisipan dan mengamati pola konsumsi mereka selama bertahun-tahun.
Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama yang sangat menggembirakan:
- Asupan kafein yang teratur dan dalam kadar yang tepat berkaitan dengan penurunan risiko terkena demensia secara signifikan.
- Konsumsi kopi dan teh berkafein juga membantu memperlambat proses penurunan fungsi kognitif yang biasanya terjadi seiring bertambahnya usia seseorang.
Lebih dari Sekadar Penyemangat Pagi
Selama ini, banyak orang mengenal kopi dan teh hanya sebagai minuman yang memberikan efek sesaat berupa peningkatan kewaspadaan dan energi. Namun, penelitian terbaru ini mengungkap bahwa manfaatnya jauh lebih mendalam dan bersifat jangka panjang.
"Temuan ini membuka perspektif baru tentang bagaimana kebiasaan minum yang sudah mengakar dalam budaya banyak masyarakat ternyata memiliki dampak positif terhadap kesehatan otak," jelas salah seorang peneliti yang terlibat dalam studi tersebut.
Para ahli menekankan bahwa yang dimaksud dengan "kadar yang cukup" adalah konsumsi moderat, bukan berlebihan. Rekomendasi umum yang sering disebut adalah sekitar 2-3 cangkir kopi per hari, meskipun toleransi setiap individu dapat berbeda-beda.
Implikasi untuk Gaya Hidup Sehat
Penemuan ini memberikan dukungan ilmiah bagi mereka yang sudah menjadikan kopi atau teh sebagai bagian dari rutinitas harian. Namun, para peneliti juga mengingatkan bahwa konsumsi kafein harus diimbangi dengan pola hidup sehat lainnya, termasuk:
- Pola makan bergizi seimbang
- Aktivitas fisik teratur
- Tidur yang cukup dan berkualitas
- Menjaga kesehatan mental dan mengurangi stres
Studi ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut tentang bagaimana komponen dalam kopi dan teh bekerja melindungi sel-sel otak dari kerusakan yang menyebabkan demensia dan penurunan kognitif.