Waspada, 11 Kelurahan di Jakarta Utara Berpotensi Banjir Rob hingga 1 Maret 2026
11 Kelurahan Jakarta Utara Berpotensi Banjir Rob hingga 2026

Waspada, 11 Kelurahan di Jakarta Utara Berpotensi Kena Banjir Rob hingga 1 Maret 2026

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan resmi mengenai potensi banjir pesisir atau rob yang mengancam wilayah pesisir utara Jakarta hingga tanggal 1 Maret 2026. Peringatan ini didasarkan pada data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan fenomena pasang maksimum air laut yang berbarengan dengan fase Perigee, berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut secara signifikan.

Puncak Pasang Terjadi di Pagi Hari

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Kamis (26/2/2026), menyatakan bahwa puncak pasang maksimum diprediksi terjadi pada pukul 05.00–09.00 WIB. "Kami mengimbau masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat jam-jam puncak pasang di pagi hari. Fenomena ini berpotensi menyebabkan banjir rob di sejumlah titik," ucap Isnawa. Warga yang tinggal di kawasan pesisir diminta agar waspada dan memantau informasi terkini melalui kanal resmi BPBD.

Daftar 11 Kelurahan yang Berpotensi Terdampak

Isnawa menyampaikan bahwa ada 11 kelurahan di Jakarta Utara yang berpotensi terdampak banjir rob, yaitu:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Kamal Muara
  • Kapuk Muara
  • Penjaringan
  • Pluit
  • Ancol
  • Kamal
  • Marunda
  • Cilincing
  • Kalibaru
  • Muara Angke
  • Tanjung Priok

Selain itu, seluruh wilayah di Kabupaten Kepulauan Seribu juga berpotensi diterjang rob dalam beberapa hari ke depan. Lebih lanjut, Isnawa mengingatkan warga untuk menghindari aktivitas di area pesisir saat pasang tinggi serta memastikan sistem drainase lingkungan berfungsi dengan baik guna mencegah genangan meluas.

Kondisi Tanggul Laut yang Memperparah Situasi

Banjir rob di kawasan Muara Baru Jakarta kali ini diperparah dengan adanya kebocoran dan rembesan pada tanggul laut di beberapa titik di Muara Baru. Kondisi ini disebabkan oleh usia tanggul yang sudah tua dan mengalami korosi. Seperti terlihat dalam foto yang diambil pada Sabtu 6 Desember 2025, seorang pria dengan pancingnya berjalan di atas tanggul laut raksasa yang dibangun untuk mencegah banjir di pesisir utara, menunjukkan betapa rentannya infrastruktur tersebut.

Langkah-Langkah Pencegahan dan Penanganan Darurat

BPBD DKI Jakarta menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat. "Masyarakat juga dapat memantau informasi terkini melalui kanal resmi BPBD. Jika menemukan kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112," tandas Isnawa. Imbauan ini bertujuan untuk meminimalisir risiko dan kerugian yang mungkin timbul akibat banjir rob.

Dengan adanya peringatan ini, diharapkan warga di wilayah terdampak dapat mengambil langkah-langkah preventif, seperti memeriksa kondisi rumah dan lingkungan sekitar, serta menyiapkan rencana evakuasi jika diperlukan. Pemantauan cuaca dan ketinggian air laut secara berkala juga sangat dianjurkan untuk mengantisipasi situasi yang tidak terduga.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga