Menkes Budi Bingung Banyak Masyarakat Antivaksin, Edukasi Perlu Lebih Serius
Menkes Budi Bingung Masyarakat Antivaksin, Edukasi Perlu Lebih Serius

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunawan Sadikin mengaku bingung dengan semakin banyaknya masyarakat yang menolak vaksinasi. Dalam rapat kerja dengan Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Budi menyampaikan keheranannya dan menekankan pentingnya edukasi yang lebih serius untuk mengatasi fenomena tersebut.

Edukasi Vaksinasi Perlu Lebih Serius

“Strategi mengenai edukasinya ini kita harus lebih serius, karena enggak tahu kenapa banyak orang-orang yang sekarang yang antivaksin,” ujar Budi dalam rapat kerja yang dikutip dari siaran YouTube TVR Parlemen, Selasa (23/6/2026).

Budi mencontohkan, ada orangtua yang melarang anaknya divaksin karena takut dengan dampak setelah vaksin. Menurutnya, kekhawatiran ini perlu diluruskan dengan informasi yang tepat dan berbasis ilmiah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Peran Orangtua dalam Vaksinasi Anak

Fenomena antivaksin di kalangan orangtua menjadi perhatian khusus. Budi menyebutkan bahwa edukasi harus menyasar langsung kepada orangtua agar mereka memahami manfaat vaksin bagi kesehatan anak. “Kita harus lebih gencar lagi memberikan pemahaman bahwa vaksin itu aman dan penting untuk melindungi anak-anak kita,” tegasnya.

Data menunjukkan bahwa cakupan vaksinasi di beberapa wilayah masih di bawah target. Budi tidak merinci angka pasti, namun ia menekankan bahwa penolakan vaksin menjadi salah satu hambatan utama dalam program imunisasi nasional.

Komitmen Pemerintah dalam Edukasi Vaksin

Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan strategi edukasi vaksinasi melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan kerja sama dengan tokoh masyarakat. Budi berharap dengan edukasi yang lebih masif, angka penolakan vaksin dapat ditekan.

Rapat kerja dengan Komisi IX DPR ini menjadi ajang bagi Menkes untuk memaparkan tantangan yang dihadapi dan mencari dukungan dari legislatif. Budi optimistis bahwa dengan kerja sama semua pihak, kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin dapat meningkat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga