Telur merupakan salah satu bahan makanan yang paling sering disimpan di lemari es. Namun, jika sudah tersimpan selama beberapa minggu, Anda perlu waspada terhadap risiko telur busuk. Mengonsumsi telur yang sudah tidak layak dapat menyebabkan keracunan bakteri Salmonella, dengan gejala seperti diare, kram perut, mual, muntah, hingga demam.
Tanggal Kedaluwarsa Bukan Patokan Mutlak
Menurut laporan Southern Living, Minggu (5/7/26), tanggal kedaluwarsa yang tercetak pada cangkang atau karton telur sering kali bukan satu-satunya faktor penentu keamanan telur. Terkadang, telur masih terlihat layak dikonsumsi meskipun sudah melewati tanggal tersebut. Namun, sebaliknya, telur yang tampak baik belum tentu aman dari kontaminasi bakteri.
Cara Mendeteksi Telur Busuk
Untuk memastikan telur masih segar dan aman dikonsumsi, ada beberapa metode sederhana yang bisa dilakukan di rumah. Salah satu cara yang paling umum adalah tes rendam: masukkan telur ke dalam semangkuk air. Jika telur tenggelam dan berbaring miring, itu menandakan telur masih segar. Jika telur berdiri tegak di dasar, sebaiknya segera dikonsumsi. Namun, jika telur mengapung ke permukaan, itu pertanda telur sudah busuk dan harus dibuang.
Selain itu, perhatikan juga bau telur. Telur busuk mengeluarkan bau belerang yang menyengat saat dipecah. Cangkang yang retak atau berlendir juga bisa menjadi indikasi kontaminasi bakteri. Jangan hanya mengandalkan penampilan luar; selalu lakukan uji sederhana sebelum mengolah telur.
Risiko Kesehatan Akibat Telur Busuk
Keracunan Salmonella akibat telur busuk dapat menimbulkan gejala yang tidak nyaman dan berbahaya, terutama bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah. Gejala biasanya muncul dalam 6 hingga 48 jam setelah konsumsi dan dapat berlangsung selama beberapa hari. Dehidrasi akibat diare dan muntah perlu diwaspadai. Jika gejala parah, segera cari pertolongan medis.
Untuk mengurangi risiko, simpan telur di lemari es pada suhu di bawah 4°C, jangan mencuci telur sebelum disimpan karena dapat merusak lapisan pelindung alami, dan konsumsi telur sebelum tanggal kedaluwarsa. Pastikan juga telur dimasak hingga matang sempurna untuk membunuh bakteri Salmonella.



