Pakar Gizi UNESA Ungkap Rekomendasi Menu Sahur Sehat dan Bergizi
Rekomendasi Menu Sahur Sehat dari Pakar Gizi UNESA

Pakar Gizi UNESA Bagikan Panduan Menu Sahur Sehat untuk Puasa Optimal

Pakar gizi dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) telah merilis rekomendasi menu sahur yang sehat dan bergizi untuk mendukung kelancaran ibadah puasa selama bulan Ramadan. Rekomendasi ini dirancang untuk memastikan tubuh tetap berenergi sepanjang hari tanpa mengalami dehidrasi atau kelelahan berlebihan.

Prinsip Dasar Menu Sahur yang Direkomendasikan

Menurut para ahli dari UNESA, menu sahur ideal harus memenuhi beberapa prinsip gizi penting. Pertama, komposisi makanan perlu seimbang antara karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral. Kedua, hidrasi yang cukup sangat krusial untuk mencegah dehidrasi selama jam puasa. Ketiga, porsi makanan harus sesuai dengan kebutuhan individu, tidak berlebihan atau terlalu sedikit.

Contoh Menu Sahur Praktis dan Bergizi

Berikut adalah beberapa contoh menu sahur yang dapat diadaptasi sesuai selera dan ketersediaan bahan:

  • Nasi merah dengan lauk ikan bakar, dilengkapi sayuran seperti brokoli atau bayam, serta buah segar seperti pisang atau apel.
  • Oatmeal dengan tambahan kacang-kacangan dan buah beri, yang kaya serat dan antioksidan untuk menjaga stamina.
  • Roti gandum dengan telur rebus dan salad sayur, sebagai alternatif cepat saji yang tetap bernutrisi tinggi.

Para pakar menekankan bahwa menghindari makanan tinggi gula dan lemak jenuh saat sahur dapat mencegah rasa lemas di siang hari. Selain itu, konsumsi air putih yang cukup minimal dua gelas sebelum imsak sangat dianjurkan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Pentingnya Konsultasi Gizi Personal

Meskipun rekomendasi ini bersifat umum, UNESA mengingatkan bahwa kebutuhan gizi setiap orang dapat bervariasi berdasarkan usia, aktivitas, dan kondisi kesehatan. Oleh karena itu, konsultasi dengan ahli gizi atau tenaga medis disarankan untuk mendapatkan panduan yang lebih spesifik dan terpersonalisasi, terutama bagi individu dengan penyakit tertentu seperti diabetes atau hipertensi.

Dengan menerapkan pola makan sahur yang sehat, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman dan produktif, sambil menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.