7 Makanan Pendamping Telur untuk Sarapan Sehat dan Bergizi
Makanan Pendamping Telur untuk Sarapan Sehat

Telur dikenal sebagai salah satu makanan paling padat nutrisi. Satu butir telur mengandung sekitar 6 gram protein berkualitas tinggi, vitamin D, kolin, selenium, serta berbagai vitamin dan mineral penting lainnya. Namun, para ahli gizi menilai manfaat telur bisa menjadi lebih optimal jika dipadukan dengan makanan yang tepat.

Mengapa Telur Perlu Dipadukan dengan Makanan Lain?

Meski kaya nutrisi, telur tidak mengandung banyak serat. Padahal, serat penting untuk pencernaan dan menjaga rasa kenyang lebih lama. Selain itu, beberapa nutrisi dalam telur bersifat larut lemak, sehingga penyerapannya akan lebih baik jika dikonsumsi bersama lemak sehat. Oleh karena itu, memadukan telur dengan makanan berserat dan sumber lemak tak jenuh dapat meningkatkan nilai gizi sarapan Anda.

7 Makanan Pendamping Telur yang Direkomendasikan

Mengutip dari EatingWell, Jumat (17/7/2026), yang ditinjau oleh ahli gizi, beberapa makanan dapat membantu meningkatkan penyerapan nutrisi telur sekaligus membuat menu sarapan menjadi lebih seimbang dan mengenyangkan. Berikut adalah tujuh makanan pendamping telur yang direkomendasikan:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

1. Alpukat

Alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang membantu penyerapan vitamin larut lemak seperti vitamin D dan vitamin A dari telur. Selain itu, alpukat juga mengandung serat yang dapat melengkapi kebutuhan serat harian Anda.

2. Bayam

Bayam mengandung zat besi dan vitamin C. Vitamin C dalam bayam dapat meningkatkan penyerapan zat besi non-heme, sementara telur menyediakan protein dan lemak yang membantu penyerapan vitamin larut lemak dari bayam.

3. Tomat

Tomat kaya akan likopen, antioksidan yang larut dalam lemak. Memasak tomat dengan telur (misalnya dalam omelet) dapat meningkatkan bioavailabilitas likopen berkat adanya lemak dari telur.

4. Gandum Utuh

Roti gandum utuh, quinoa, atau oatmeal menyediakan serat dan karbohidrat kompleks yang memperlambat penyerapan gula darah dan memberikan energi tahan lama. Serat juga membantu mengikat kolesterol dalam telur, sehingga mengurangi dampaknya terhadap kadar kolesterol darah.

5. Keju

Keju menambah kalsium dan protein, serta memberikan rasa gurih. Kombinasi telur dan keju menghasilkan sarapan yang kaya protein dan lemak, membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.

6. Jamur

Jamur merupakan sumber vitamin D nabati, terutama jika terkena sinar UV. Mengonsumsi jamur bersama telur dapat meningkatkan asupan vitamin D secara keseluruhan.

7. Paprika

Paprika kaya akan vitamin C yang membantu penyerapan zat besi. Selain itu, paprika juga menambah warna dan tekstur pada hidangan telur.

Cara Memadukan Telur dengan Makanan Lain

Anda dapat membuat omelet dengan isian bayam, tomat, dan keju, atau menyajikan telur rebus dengan irisan alpukat dan roti gandum. Untuk variasi, coba buat telur orak-arik dengan jamur dan paprika. Pastikan untuk menggunakan sedikit minyak sehat seperti minyak zaitun atau alpukat saat memasak.

Dengan memadukan telur dan makanan pendamping yang tepat, Anda tidak hanya meningkatkan cita rasa, tetapi juga mengoptimalkan asupan nutrisi untuk memulai hari dengan energi dan kesehatan yang lebih baik.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga