Waka BGN Cerita Prabowo Goda Rambut Putih, Langsung Cat
Waka BGN Cerita Prabowo Goda Rambut Putih, Langsung Cat

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkapkan momen dirinya dicandai oleh Presiden Prabowo Subianto terkait rambut putih yang mulai tampak. Hal ini disampaikan Agustina dalam rapat dengan Komisi IX DPR di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

“Ini bercanda saja Ibu dan Bapak, kemarin waktu kami ratas dengan bapak presiden, saya dicandain katanya 'perasan sebulan yang lalu waktu saya lantik rambutnya belum putih, katanya gitu. Sekarang sudah putih-putih gitu',” kata Agustina.

Langsung Mengecat Rambut

Mendengar candaan tersebut, Agustina mengaku langsung bertindak. “Jadi saya pulang langsung saya ngecat,” imbuhnya. Ia menambahkan bahwa tindakan itu dilakukan agar tidak kembali disinggung oleh para anggota DPR dalam rapat tersebut. “Supaya hari ini nggak kelihatan putih. Supaya nggak ditanya Ibu semua. Bercanda ya, Pak, supaya nggak terlalu tegang,” ujar dia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rapat Bahas Pengeluaran BGN 2025

Dalam rapat yang sama, Agustina memaparkan rincian pengeluaran BGN sepanjang 2025. Salah satu pos yang menonjol adalah uang muka pembelian motor listrik sebesar Rp 167.577.797.695. “Kemudian uang muka belanja, ini ada pertanyaan kenapa ada uang muka besar sekali di tahun 2025, itu adalah uang muka pembayaran motor listrik yang kemudian jadi ramai itu,” kata Agustina.

Berdasarkan data yang ditampilkan, pembayaran pre-payment untuk motor listrik pada 2025 mencapai Rp 167,6 miliar, sementara pada 2026 terdapat pembayaran lanjutan senilai Rp 243,9 miliar. “Jadi uang mukanya dibayar tahun 2025, pembayaran terakhirnya di tahun 2026 Rp 243,9 M,” beber Agustina.

Motor Listrik Belum Jadi Aset karena Disidik Kejaksaan

Agustina menjelaskan bahwa meskipun pembayaran motor listrik telah dilunasi pada 2026, motor-motor tersebut belum dapat dicatat sebagai aset peralatan dan mesin definitif. “Ini nilainya Rp 243 M ini hanya uang mukanya saja yang kami catat di 2025, untuk 2026 ini sudah dilunasi tetapi belum dicatat sebagai aset peralatan dan mesin definitif, karena apa? Karena masih dalam proses penyidikan oleh kejaksaan,” ujar Agustina.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga