Sebuah unggahan di media sosial Instagram menyebutkan bahwa membiarkan bensin kendaraan menipis hingga indikator BBM mendekati garis merah dapat berdampak pada mesin. Unggahan tersebut mengatakan, hal itu disebabkan bensin berfungsi sebagai pelumas dan pendingin dari pompa bahan bakar.
Peringatan dari Akun Instagram
Akun Instagram @car******* pada Jumat (17/7/2026) menulis, "Ternyata bensin bukan cuma buat 'minum' mesin aja. Banyak yang cuek kalau indikator bensin sudah kedap-kedip, padahal ada komponen vital yang lagi 'tersiksa' panas. Sekali rusak, biayanya bisa bikin nangis!"
Fakta di Balik Klaim Tersebut
Pertanyaan yang muncul, benarkah membiarkan bensin kendaraan menipis hingga indikator mendekati garis merah dapat berdampak pada mesin? Menurut para ahli, klaim tersebut benar adanya. Pompa bahan bakar pada kendaraan modern biasanya terendam di dalam tangki bensin. Bensin berfungsi sebagai pendingin dan pelumas bagi pompa tersebut. Ketika level bensin sangat rendah, pompa tidak mendapatkan pendinginan dan pelumasan yang cukup, sehingga dapat menyebabkan panas berlebih dan kerusakan pada pompa.
Dampak pada Komponen Vital
Jika pompa bahan bakar rusak, biaya perbaikannya tidak murah. Pompa bahan bakar adalah komponen vital yang mengalirkan bensin dari tangki ke mesin. Kerusakan pada pompa dapat menyebabkan mesin mogok atau tidak bisa menyala. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak membiarkan indikator bensin mencapai garis merah secara rutin.



