Kedelai dan Kacang-Kacangan Turunkan Risiko Darah Tinggi, Ini Kata Peneliti
Kedelai dan Kacang Turunkan Risiko Darah Tinggi

Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa konsumsi kedelai dan kacang-kacangan secara rutin dapat membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah dan menjadi sorotan para ahli gizi.

Hasil Penelitian

Peneliti menganalisis data dari ribuan partisipan selama beberapa tahun. Mereka menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi kedelai dan kacang-kacangan setidaknya empat kali seminggu memiliki risiko hipertensi lebih rendah hingga 20 persen dibandingkan yang jarang mengonsumsinya.

Kandungan Nutrisi

Kedelai dan kacang-kacangan kaya akan protein nabati, serat, kalium, magnesium, dan antioksidan. Nutrisi ini berperan penting dalam menjaga elastisitas pembuluh darah dan mengatur keseimbangan cairan tubuh.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Protein nabati membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.
  • Serat memperlambat penyerapan gula dan lemak.
  • Kalium membantu mengeluarkan kelebihan natrium melalui urine.

Cara Konsumsi yang Tepat

Ahli gizi menyarankan untuk mengonsumsi kedelai dalam bentuk utuh seperti edamame, tahu, atau tempe. Kacang-kacangan seperti almond, kenari, dan kacang merah juga baik dikonsumsi sebagai camilan atau campuran salad.

  1. Pilih kacang tanpa tambahan garam atau gula.
  2. Konsumsi dalam porsi wajar, sekitar segenggam per hari.
  3. Variasikan jenis kacang untuk mendapatkan manfaat optimal.

Meski demikian, peneliti mengingatkan bahwa pola makan sehat harus diimbangi dengan olahraga teratur dan gaya hidup sehat lainnya. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengubah pola makan secara drastis, terutama bagi yang memiliki kondisi medis tertentu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga