Teh merupakan salah satu minuman favorit banyak orang karena ragam rasa dan efek menenangkan. Namun, pertanyaan mengenai apakah teh bisa kedaluwarsa sering muncul. Dikutip dari Southern Living pada Selasa (7/7/2026), pakar teh Tony Gebely menyatakan bahwa teh memang memiliki masa simpan dan kualitasnya akan menurun seiring waktu.
Masa Simpan Teh dan Faktor yang Mempengaruhinya
Menurut Tony Gebely, teh yang sudah melewati tanggal best before tidak selalu berbahaya untuk dikonsumsi, asalkan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Faktor utama yang memengaruhi penurunan kualitas teh adalah paparan udara, kelembapan, cahaya, dan suhu. Teh sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara, di tempat sejuk dan gelap untuk mempertahankan kesegarannya.
Tanda-Tanda Teh Tidak Layak Konsumsi
Teh yang rusak biasanya menunjukkan perubahan aroma, rasa, dan penampilan. Jika teh mengeluarkan bau apek atau basi, berjamur, atau berubah warna, sebaiknya tidak diminum. Teh yang masih layak umumnya tidak menimbulkan risiko kesehatan, meskipun cita rasanya mungkin sudah berkurang.
Tony Gebely menambahkan, "Teh tidak benar-benar kedaluwarsa seperti makanan basi, tetapi kualitasnya akan menurun. Selama tidak ada jamur atau bau tidak sedap, teh masih aman dikonsumsi."
Tips Menyimpan Teh agar Tahan Lama
Untuk menjaga kualitas teh, simpan dalam wadah kedap udara dan hindari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan dari bumbu dapur atau bahan berbau tajam karena teh mudah menyerap aroma. Teh hijau dan teh putih cenderung lebih sensitif dibanding teh hitam atau teh herbal. Dengan penyimpanan yang tepat, teh dapat bertahan hingga dua tahun atau lebih.



