Shia LaBeouf Diduga Alami Serangan Brutal Pasca Penangkapan di New Orleans
Aktor Hollywood Shia LaBeouf kembali menjadi sorotan setelah sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial menunjukkan dirinya tergeletak di tanah dalam kondisi yang memprihatinkan. Dalam video tersebut, LaBeouf diduga telah menjadi korban serangan brutal oleh sekelompok pria yang tidak dikenal. Insiden ini terjadi tak lama setelah penangkapan dirinya oleh pihak kepolisian di New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat.
Kronologi Penangkapan dan Insiden Kekerasan
LaBeouf diketahui telah berada di kota New Orleans sejak Kamis, 12 Februari 2026, untuk menghadiri perayaan tahunan Mardi Gras yang terkenal meriah. Namun, situasi berubah drastis ketika pada Selasa dini hari, 17 Februari 2026, ia ditangkap oleh Departemen Kepolisian New Orleans. Aktor yang dikenal lewat film Transformers ini didakwa atas dua tuduhan penganiayaan ringan terkait sebuah laporan kekerasan.
Menurut pernyataan resmi dari kepolisian, mereka menerima laporan sekitar pukul 00.45 waktu setempat dari seorang staf bisnis yang bekerja di Royal Street, kawasan French Quarter yang ramai. Pelapor mengaku telah mengalami pemukulan, yang kemudian mengarah pada identifikasi dan penangkapan Shia LaBeouf sebagai tersangka. Proses hukum pun segera dijalankan dengan dakwaan formal yang diajukan terhadapnya.
Video Viral dan Dugaan Serangan Lanjutan
Tak lama setelah penangkapan tersebut, media sosial dihebohkan oleh video yang menunjukkan LaBeouf dalam keadaan terluka dan tergeletak di tanah. Rekaman itu dengan cepat menjadi viral, memicu spekulasi dan keprihatinan publik. Dalam video, terlihat sekelompok pria mendekati LaBeouf sebelum insiden, yang diduga merupakan serangan lanjutan atau balas dendam setelah penangkapannya.
Insiden ini menyoroti kerentanan selebritas di tempat umum, terutama selama acara besar seperti Mardi Gras yang sering dipadati kerumunan. Pihak berwenang belum memberikan konfirmasi resmi terkait video tersebut, namun investigasi kemungkinan akan dilakukan untuk mengungkap kebenaran di balik rekaman yang mengkhawatirkan itu.
Implikasi Hukum dan Reaksi Publik
Dengan dua tuduhan penganiayaan ringan yang dihadapi, masa depan hukum Shia LaBeouf kini berada dalam ketidakpastian. Kasus ini juga mengangkat isu tentang keamanan di kawasan French Quarter, yang merupakan destinasi wisata populer. Publik dan penggemar menyuarakan dukungan sekaligus kritik, dengan banyak yang mempertanyakan keamanan dan penanganan insiden oleh pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi figur publik, terutama dalam situasi yang melibatkan kerumunan dan potensi konflik. Sementara itu, perkembangan kasus ini terus dipantau, dengan harapan keadilan dapat ditegakkan bagi semua pihak yang terlibat.