Film Paket Setan Angkat Fenomena Digital Dukun dan Belanja Online
Paket Setan Angkat Fenomena Digital Dukun

Sutradara Dinna Jasanti mengungkapkan ide yang melatarbelakangi cerita film horor terbarunya, Paket Setan, produksi Base Entertainment. Film ini mengangkat tema santet atau teluh yang dipadukan dengan kebiasaan masyarakat modern menerima kiriman paket dari belanja daring.

Inspirasi dari Fenomena Digital Dukun

Dinna mengatakan, ide tersebut muncul setelah ia melihat fenomena 'Digital Dukun' yang sempat ramai di media sosial. “Pas kita pikirin ide juga, sempat lewat di FYP aku di media sosial, itu ada ‘Digital Dukun’. Enggak tahu ya mungkin teman-teman aku ada yang pesan dan memakai servis ini. Dari situ muncul ide, wah secara digital, seperti kata Auora, paket-paket itu gampang banget masuk ke rumah,” kata Dinna dalam jumpa pers di CGV FX Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).

Perpaduan Horor Tradisional dan Modern

Film Paket Setan menyajikan perpaduan unik antara horor tradisional Indonesia berupa santet dengan kebiasaan modern berbelanja online. Menurut Dinna, kemudahan paket masuk ke rumah tanpa sepengetahuan penghuni menjadi celah yang dieksploitasi dalam cerita. “Kita sering tidak sadar, paket yang kita terima bisa saja mengandung sesuatu yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Base Entertainment, rumah produksi di balik film ini, berharap dapat menghadirkan tontonan horor yang relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat perkotaan. Film ini dijadwalkan rilis pada tahun 2026.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga