Sutradara Joko Anwar kembali memberikan kabar terbaru mengenai produksi film Pengabdi Setan 3 Origin. Setelah sebelumnya membagikan proses recce atau peninjauan calon lokasi syuting, kini Joko mengunggah foto yang memperlihatkan dua pemeran utama, Fachri Albar dan Asmara Abigail, tengah membaca naskah skenario film tersebut.
Proses Pembacaan Naskah Dimulai
Dalam unggahan di media sosial, Joko Anwar menuliskan keterangan, "Membaca yang tak terbaca," yang dikutip oleh Kompas.com pada Kamis (23/7/2026). Foto tersebut menunjukkan Fachri Albar dan Asmara Abigail duduk santai sambil memegang naskah masing-masing, dengan ekspresi tertawa yang mengindikasikan suasana hangat di balik layar.
Langkah ini menandai fase awal produksi setelah proses recce. Recce sendiri merupakan tahap penting di mana tim produksi menjelajahi lokasi-lokasi potensial untuk syuting, memastikan kesesuaian dengan visi sutradara.
Antusiasme Penggemar Menanti
Kabar ini langsung disambut antusias oleh para penggemar film horor Indonesia, khususnya mereka yang menanti kelanjutan waralaba Pengabdi Setan. Sebelumnya, Joko Anwar telah mengonfirmasi bahwa Pengabdi Setan 3 Origin akan menjadi prekuel yang mengungkap asal-usul teror dalam film pertama dan kedua.
Fachri Albar dan Asmara Abigail bukanlah nama baru dalam serial ini. Fachri Albar memerankan tokoh Bahri dalam film sebelumnya, sementara Asmara Abigail tampil sebagai Mawarni. Kehadiran mereka kembali di sekuel ketiga ini menambah rasa penasaran publik.
Detail Produksi dan Jadwal Rilis
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal syuting maupun tanggal rilis film. Namun, dengan dimulainya pembacaan naskah, proses produksi diprediksi akan segera berjalan. Joko Anwar dikenal sebagai sutradara yang teliti dalam setiap tahapan, sehingga penggemar diharapkan bersabar menanti hasil karya terbaiknya.
Film Pengabdi Setan pertama dirilis pada 2017 dan sukses besar, diikuti sekuel kedua pada 2022. Pengabdi Setan 3 Origin diharapkan mampu melanjutkan kesuksesan tersebut dengan cerita yang lebih mendalam tentang asal-usul teror yang menghantui keluarga Suwono.



