Jakarta – Vokalis band Radja, Ian Kasela, memberikan klarifikasi terkait anggapan bahwa rangkaian konser perayaan 25 tahun perjalanan musik Radja dimulai dari Malaysia sebelum berlanjut ke Indonesia. Menurut Ian, penampilan Radja di Malaysia sebelumnya hanyalah sebuah kebetulan dan bukan bagian dari tur resmi perayaan seperempat abad band tersebut.
Klarifikasi Ian Kasela
“Sebenarnya sih bukan pilihan kami untuk memilih Malaysia. Jadi karena di tahun ini Radja usianya 25 tahun, setiap ada event selalu dikaitkan seolah-olah sebuah rangkaian. Jadi sebenarnya sih bukan,” ujar Ian saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada Senin (27/7/2026). Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah merencanakan konser perayaan 25 tahun lebih awal di Malaysia dibandingkan Indonesia.
Penampilan di Malaysia Hanya Kebetulan
Ian menjelaskan bahwa acara di Malaysia terjadi secara natural karena adanya undangan dari penyelenggara setempat. Tidak ada maksud khusus untuk menjadikannya sebagai pembuka rangkaian tur perayaan. “Kami hanya menerima tawaran manggung di sana, dan kebetulan tahun ini usia Radja genap 25 tahun. Banyak pihak yang lalu menghubungkan dengan tur ulang tahun, padahal tidak,” tambahnya.
Komitmen Radja untuk Penggemar Indonesia
Vokalis yang populer dengan lagu-lagu seperti “Cinderella” dan “Patah Hati” ini menegaskan bahwa prioritas utama Radja tetap pada penggemar di Indonesia. Rencana konser spesial 25 tahun akan digelar di dalam negeri dengan konsep yang lebih matang. “Kami ingin merayakan bersama penonton Indonesia yang sudah mendukung sejak awal. Jadi tunggu saja pengumuman resminya,” kata Ian.
Perjalanan 25 Tahun Radja
Band Radja yang terbentuk pada tahun 2000 ini telah melewati berbagai pasang surut industri musik Indonesia. Dengan berbagai pergantian personel, Ian Kasela tetap menjadi vokalis utama dan ikon band. Hingga kini, Radja telah merilis belasan album dan puluhan singel yang mewarnai kancah musik tanah air. Konser 25 tahun direncanakan menjadi ajang nostalgia dan apresiasi kepada para penggemar setia.
Ian pun berharap klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman yang beredar di publik. “Kami cinta Indonesia, dan tidak ada niat untuk memulai perayaan di luar negeri. Sekali lagi, itu bukan rangkaian konser ulang tahun,” pungkasnya.



