Duta Sheila On 7 Ungkap Alasan Band Jarang Tampil di Podcast
Duta Sheila On 7 Ungkap Alasan Band Jarang Tampil di Podcast

Duta, vokalis Sheila On 7, angkat bicara mengenai jarangnya band tersebut tampil di podcast. Dalam keterangan yang disampaikan melalui video TikTok resmi Sheila On 7, Duta justru mengaku lebih memilih bercerita di radio. Pernyataan ini dikutip oleh Kompas.com pada Minggu (2/8/2026).

Alasan Pilih Radio

Duta mengakui bahwa format Live Instagram, TikTok, dan podcast memiliki kemiripan dengan radio. Namun, baginya, radio tetap menjadi sarana paling menyenangkan untuk berbagi cerita. "Emang sebenarnya lebih menyenangkan untuk bercerita di radio," kata Duta dalam video tersebut.

Pernyataan itu menarik perhatian penggemar. Sebab, akhir-akhir ini podcast menjadi salah satu platform favorit bagi musisi untuk berbincang lebih santai dan mendalam. Banyak artis memanfaatkan podcast sebagai ajang promosi sekaligus membangun kedekatan dengan penggemar. Duta, bagaimanapun, mengambil jalan yang berbeda.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Radio dan Podcast: Dua Dunia Berbeda

Radio telah lama menjadi bagian dari industri musik Indonesia. Bagi band sekaliber Sheila On 7, radio bukanlah medium asing. Siaran radio menghadirkan interaksi langsung antara penyiar, musisi, dan pendengar. Suasana yang cair dan spontan membuat percakapan terasa lebih hidup.

Podcast, di sisi lain, menawarkan kelebihan durasi yang lebih panjang dan bisa didengarkan kapan saja. Kontennya pun dapat diedit sebelum dirilis. Meski begitu, Duta menilai radio punya nuansa yang tidak tergantikan. Momen ketika sebuah cerita atau lagu diputar secara langsung dan dinikmati pada saat yang bersamaan oleh banyak orang memiliki daya tarik tersendiri.

Menurut Duta, kehangatan komunikasi di radio sulit ditiru oleh podcast. Bagi yang pernah mendengarkan siaran radio, pengalaman semacam itu memang terasa berbeda. Ini juga menjadi alasan mengapa radio masih eksis hingga kini, di tengah menjamurnya konten digital.

Respons Penggemar dan Warganet

Setelah video TikTok itu beredar, warganet pun ikut berkomentar. Sebagian besar mendukung pilihan Duta dan setuju bahwa radio memiliki "rasa" yang berbeda. Sebagian lainnya berharap Sheila On 7 sesekali tetap hadir di podcast agar cerita mereka bisa dinikmati lebih banyak orang, termasuk generasi muda yang lebih akrab dengan platform digital.

Respons ini menunjukkan betapa dekatnya Duta dan Sheila On 7 dengan penggemar. Meski sudah berkecimpung lama di industri musik, rasa penasaran terhadap keseharian personel band masih tinggi. Setiap pernyataan dari Duta selalu berhasil memancing diskusi dan antusiasme.

Konsistensi di Tengah Perubahan Tren

Sheila On 7 adalah salah satu band yang berhasil bertahan di industri musik Tanah Air. Sejak awal kemunculannya, mereka memiliki basis penggemar yang loyal. Di tengah perubahan tren musik dan media, mereka tetap konsisten dengan identitas mereka.

Pilihan untuk mengutamakan radio dibanding podcast bisa dilihat sebagai bentuk komitmen untuk menjaga hubungan dekat dengan pendengar. Duta tidak menutup diri dari platform digital, tetapi ia sadar betul platform mana yang paling nyaman baginya untuk bercerita. Baginya, bercerita bukan sekadar menyampaikan sesuatu, melainkan membangun suasana kebersamaan dengan pendengar.

Pernyataan Duta ini juga mengingatkan bahwa media konvensional seperti radio masih memiliki tempat di hati para musisi. Di tengah gempuran podcast dan media sosial, radio tetap bertahan dengan kelebihannya masing-masing. Keputusan Duta menjadi bukti bahwa kesederhanaan dan keautentikan masih dihargai.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari manajemen Sheila On 7 tentang rencana mereka tampil di podcast di masa mendatang. Namun, para penggemar tentu berharap bisa makin sering mendengar cerita Duta, baik lewat radio maupun kanal digital lainnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga