Gilang Dirga Soroti Pesan Mendalam Film 'Pelangi di Mars' untuk Indonesia
Aktor dan presenter ternama, Gilang Dirga, baru-baru ini mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas keterlibatannya dalam proyek film animasi berjudul "Pelangi di Mars". Bagi Gilang, film ini bukan sekadar tontonan hiburan biasa, melainkan sebuah karya yang membawa pesan sangat relevan dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini, terutama terkait potensi sumber daya manusia.
Refleksi atas Kegelisahan SDM Indonesia
Dalam sebuah acara peluncuran di CGV Grand Indonesia pada Jumat, 13 Februari 2026, Gilang Dirga dengan penuh semangat menjelaskan bahwa "Pelangi di Mars" seolah menjadi cerminan dan sekaligus jawaban atas berbagai kegelisahan yang sering muncul di masyarakat. "Kita tuh punya SDM besar, sumber daya banyak banget, tapi kok Indonesia enggak maju-maju ya? Film ini menjawab pertanyaan itu," ujarnya dengan nada optimis.
Gilang menekankan bahwa film ini mengangkat tema tentang bagaimana Indonesia dapat memanfaatkan potensi besar yang dimilikinya untuk bersaing di tingkat global. Ia melihatnya sebagai sebuah representasi impian di mana negeri ini mampu menjadi pemimpin dan mengorkestrasi teknologi secara mandiri.
Tantangan dan Kebanggaan sebagai Pengisi Suara
Selain pesan yang dibawa, Gilang juga mengaku merasa tertantang dengan perannya sebagai pengisi suara untuk karakter Petya dalam film tersebut. Ini merupakan pengalaman perdana baginya dalam dunia pengisian suara, dan ia mengungkapkan bahwa proses tersebut justru membuatnya "ketagihan" untuk terlibat dalam proyek serupa di masa depan.
Menurutnya, tantangan dalam menghidupkan karakter melalui suara menambah nilai tersendiri bagi pengalamannya sebagai seorang aktor. Ia berharap bahwa melalui peran ini, penonton dapat lebih memahami pesan mendalam yang ingin disampaikan oleh film "Pelangi di Mars".
Lebih dari Sekadar Hiburan Anak-Anak
Gilang Dirga dengan tegas menyatakan bahwa film ini tidak boleh dipandang hanya sebagai hiburan untuk anak-anak semata. "Ini adalah sebuah karya yang menggambarkan mimpi besar Indonesia untuk maju dan berinovasi di bidang teknologi," jelasnya. Ia berpendapat bahwa film semacam ini dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih percaya diri dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Dengan durasi yang lebih panjang dari versi aslinya, artikel ini mengajak pembaca untuk merenungkan kembali potensi Indonesia yang sering kali belum tergali secara optimal. Melalui narasi yang disampaikan Gilang, "Pelangi di Mars" diharapkan dapat menjadi pemantik diskusi tentang masa depan sumber daya manusia dan teknologi di tanah air.